Renungan Harian, 05 November 2018
MAZMUR 15 : 1 - 5

Siapakah orang yang boleh masuk ke dalam Gunung Kudus Tuhan ?
Hmm..,

  1. Dia yang tidak berlaku cela. Artinya pikiran hati dan tindakan kita kudus yang berarti harus singkron seturut dengan kehendak Tuhan, sehingga ia yang telah disempurnakan Tuhan, mampu disempurnakan di dalam Tuhan.
  2. Yang melakukan apa yan adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya. Adil berarti tidak memihak, katakan ya jika ya dan katakan tidak jika tidak. Kebenaran adalah Firman Tuhan. Jadi yang berhak masuk ke dalam Rumah Tuhan adalah yang adil dan yang berani mengatakan Firman Tuhan dalam kehidupannya dengan segenap hati.
  3. Yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya.
    Weitss, berarti penyebar berita hoax jangan harap bisa masuk ke dalam Rumah Tuhan kalau tidak bertobat.
  4. Yang tidak berbuat jahat terhadap temannya.
  5. Yang tidak menimpakan celaka kepada tetangganya.
    Artinya wow, sampai menjalin hubungan baik dengan tetangga ternyata diatur juga dalam Firman Tuhan..wow..keren yaa !
  6. Yang tidak memandang hina orang yang tersingkir.., berarti kita tidak boleh menganggap rendah siapapun juga, kalau tidak jangan berharap deh masuk ke dalam Rumah Tuhan.
  7. Yang memuliakan orang yang takut akan Tuhan dan yang berpegang pada sumpah walaupun rugi. Maksdnya adalah dia tetap berjalan bersama Tuhan, walau apapun yang terjadi. Terkadang, banyak sekali orang berpendapat, orang yang takut akan Tuhan itu dinilai lemah. Gimana tidak, kalau ditipu yaa diem aja, kalau dikhianati yaa tidak membalas, kalau difitnah yaa mengampuni dan masih banyak lagi. Jadi kebanyakan orang bilang, anak-anak Tuhan itu “oon”. Yaah biarin ajalah, itu kan kata dunia. Karena apa yang dinilai bodoh oleh dunia, dipakai Allah untuk memalukan orang-orang yang terhormat. Cara kerja Tuhan ya pasti beda dengan cara dunia. Karena ketika dijahatiin tetapi kita tetap memilih jalan Tuhan, maka sebenarnya bukan kita yang bertindak, tetapi Tuhan lengkap dengan caraNya. Kita yaaa tenang ajalah, tetap lakukan bagian kita dan jangan pernah membenci. Karena dalam diam dan tenanglah “kuasa Tuhan bekerja”. Dalam diam dan tenanglah “kita dimampukan utk tetap merasakan damai, walau dengan air mata, namun yakin-lah ada suatu kelegaan ketika kita tidak membalas.
  8. Yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba.
  9. Dan yang tidak menerima suap melawan orang yang tidak bersalah.

Jadi kalau kita masih melanggar salah satu aturan diatas, kita harus segera bertobat dan bertobat berarti berbalik kepada Allah. Kalau tidak, hmmm.., dipastikan kita tidak akan masuk ke dalam gunung kudusnya Tuhan (Surga) walau kita Kristen.

Jadi bukan setiap orang yang berseru kepada Tuhan yang masuk ke dalam Kerajaan Surga, tetapi yang melakukan kehendak Bapa yang di Surga-lah yang mampu masuk kedalamnya.

Iman bukanlah sebuah perasaan, yang hanya terenyuh sesaat kemudian menghilang..,

Tetapi Iman berbicara tentang perbuatan.

Post Terkait