Renungan Harian, 07 18November 2018
Matius 14 : 19

Lalu disuruhNya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambilNya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-muridNya, lalu murid-muridNya membagi-bagikannya kepada orang banyak.

Ini adalah kisah yang mungkin tak asing lagi bagi kita. Yesus memberi makan lima ribu orang lebih dengan lima roti dan dua ikan dan sisanya dia belas bakul penuh..

Yeah..! Amazing..!!

Sebelum mukjizat itu terjadi, Yesus memilih untuk mengucap berkat. Kalau dipikir-pikir, mana mungkin cukup, tapi ketika kita mengucap syukur kepada Tuhan terlebih dahulu, maka hasilnya cukup bahkan lebih. Tidak bisa dinalar dengan logika kan ya ?

Berjalan bersama Tuhan yaa begitu..Sedikit akan terasa berlebih jika kita mampu bersyukur untuk setiap hal yang ada. Sedangkan pemikiran dunia, banyak akan terasa kurang dan pengen mau lagi mau lagi dan mau lagi.,gag kan ada puasnya bila tidak di dalam Tuhan.

Hanya di dalam Tuhan kita akan mampu dipuaskan. Dipuaskan dalam arti kata, kita mampu bersyukur untuk setiap hal yang ada dan terjadi. Sukacita ya bersyukur, ketika patah hati ya harus bersyukur, ketika dukacita juga harus bersyukur, ketika disakiti ya harus beryukur, ketika berbeban berat juga harus bersyukur. Dalam segala situasi kita harus mampu bersyukur,

Lahh, kokk bisaa ?? Yaa.., karena sebenarnya kita hidup di dalam Tuhan. Karena hidupku bukannya aku lagi, tetapi tentang Yesus yang ada di dalamku. Dan karena kehidupan di dalam Tuhan adalah kehidupan yang akan selalu mendatangkan KEBAIKAN bagi setiap orang percaya.

Dengan besyukur kita akan dicukupkan, dengan bersyukur kita akan merasa lebih, dengan bersyukur kita akan dimampukan untuk bersukacita, dengan bersyukur maka segala perkara ajaib akan terjadi, seperti kisah ini. Tuhan mengucap berkat, dan hanya dengan lima roti dan dua ikan serta sisa dua belas bakul, LIMA RIBU orang lebih makan sampai kenyang. Kenyang looo yaaa..!

Jika mengandalkan logika kita berfikir tidak akan mungkin bisa. Karena itu, kita harus mengandalkan kekuatan Tuhan, baru semuanya dimampukan.

Sudahkah, kita bersyukur kepada Tuhan hari ini teman??

Post Terkait