Renungan Harian, 10 Desember 2018
1 Petrus 5 : 5

Demikian jugalah kamu, hai orang orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab : Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihi orang yang rendah hati
Rendah hati adalah sikap yang harus dimiliki sebagai seorang anak Tuhan yang melayani. Tanpa rendah hati, Firman Tuhan tidak akan bisa diterima dengan baik. Hari ini kita belajar bahwa Allah mengasihani orang yang rendah hati dan menentang orang yang congkak.
Rendah hati adalah sikap yang dimiliki oleh Tuhan Yesus ketika Ia melayani dan melakukan kehendak Bapa, di dunia. Dalam Matius 11 : 29 dikatakan “Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapatkan ketenangan. Ketika ingin meneladani Yesus, maka kita harus rendah hati. Ketika ingin belajar Firman Tuhan kita harus rendah hati, karena begitulah Tuhan Yesus.
Rendah hati berarti tidak tinggi hati. Rendah hati adalah sikap tidak menyombongkan diri, tidak menganggap diri sendiri pintar, tidak merendahkan orang lain dan menganggap bahwa apa yang terjadi di dalam kehidupannya adalah semata mata karena anugerah Tuhan. Jadi, Tuhan adalah kekuatannya ketika melayani. Wujud dari kerendahan hati adalah melayani Tuhan, bukan karena kekuatan, tetapi pengertiannya lebih kepada karena Tuhan sudah terlebih dahulu melayani kita.
Yook PERMATA, hari ini Tuhan megajarkan kepada kita tentang kerendahan hati, karena Firman Tuhan berkata ” Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan  barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan. Dan rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikanNya pada waktuNya (ay 6)

Post Terkait