Renungan Harian, 12 Maret 2019
Amsal 2

"Karena hikmat akan masuk ke dalam hatimu dan pengetahuan akan menyenangkan jiwamu; 

kebijaksanaan akan memelihara engkau, kepandaian akan menjaga engkau." (Amsal 2 : 10 - 11)
Ketika waktu membawamu pada sebuah keadaan untuk sulit sekali bersyukur, bersyukurlah senantiasa. Ketika waktu membawamu pada sebuah masa sukar untuk bersukacita, tetaplah bersukacita.
Akan ada sebuah titik dalam setiap masa perjalanan. Ketika kisah masih menitipkan tanda koma, maka ceritanya belum usai.
Akan selalu ada masanya, iman yang engkau percayai akan diuji oleh zaman. Akan selalu ada kesempatan untuk melakukan yang terbaik walau itu sebuah pilihan. Akan ada waktu ketika diri harus berdiam dan menikmati segala hasil dari kesempurnaan Sang Pencipta, walau akan ada saatnya juga, ragamu terasa teramat letih untuk setiap pergulatan dunia.
Berdiam dirilah.
Engkau telah mengarungi dunia yang lebih luas, saat engkau memiliki kesempatan untuk tersenyum dalam derita. Engkau sudah mendaki gunung tertinggi, saat engkau mampu melepaskan pengampunan dan mengasihi diri. Engkau sudah menyelam ke samudera terdalam, ketika engkau mampu menerima keadaan yang tak sesuai dengan keinginan hatimu. Dan tetaplah miliki iman yang kuat.
Akan ada saatnya engkau berhenti dari segenap usaha yang telah engkau lakukan dan menyerahkan hasil terbaik sepenuhnya kepada Tuhan. Akan selalu ada jalan, ketika engkau memilih tidak menyerah pada keadaan dan terus melangkah, walau kakimu seakan membatu, tetaplah menjadi kuat dan melangkah-lah
Setiap karya dalam kehidupan hanyalah sebuah titipan dari Sang Pencipta. Tidak ada kekuatan manusia, karena memang manusia telah lemah dan mati karena dosa.
Lalu, ketika engkau masih merasa kuat ditengah raga yang melemah, itu semua karena Tuhan. Ketika engkau mampu tersenyum, walau seribu ketidakpastian meracuni diri, itu semua karena Tuhan.
Karena itu, lakukanlah semuanya karena Tuhan.
Semua manusia telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Hanya kasih karunia yang memampukan setiap insan bangkit dari keterpurukan dosa. Seyogyanya, kemuliaan hanyalah milik Tuhan dan jangan pernah mencurinya dari Tuhan.
PERMATA, yuk kita belajar hidup benar di hadapan Tuhan sehingga hikmat akan masuk ke dalam hati kita dan pengetahuan akan menyenangkan jiwa kita, kebijaksanaan dan kepandaian akan memelihara dan menjaga kita.

Post Terkait