Renungan Harian, 03 Juni 2019
Yosua 1 : 1 – 18

“Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka.”

Bila kita membaca kisah bagaimana Yosua memimpin bangsa Israel untuk masuk ke dalam tanah yang dijanjikan Tuhan kepada mereka, bagi saya, ada beberapa hal luarbiasa yang dapat kita jadikan panutan bagi kita anak-anak muda :

  1. Tuhan Allah secara langsung berkomunikasi kepada Yosua, dan Yosua adalah seorang anak muda yang dipilih oleh Tuhan untuk memimpin sebuah bangsa yang besar. Kalau dipikir-pikir, bukankah masih banyak dari antara orang Israel yang lebih berpengalaman untuk memimpin, tapi Tuhan memilih Yosua, karena Tuhan melihat ada hatiNya di dalam diri Yosua. Teman, sungguh sangat istimewa jika kita telah dipilih oleh Tuhan. Ketika Tuhan memilih kita, seharusnya kita bersyukur. Yosua bukanlah orang yang kuat, ia juga pernah merasa kuatir, karena itu Tuhan selalu mengatakan

“Kuatkan dan teguhkanlah hatimu”. Jika hari-hari ini, kam merasa hidup ini seolah tak memiliki arah dan tujuan, berbaliklah dari pikiran itu. Lihatlah bagaimana Yosua. Ketika kita telah menjadi pilihan Tuhan, maka kita bukanlah anak-anak muda biasa-biasa saja, tetapi luar biasa. Ketika Tuhan telah memilih kita, ini berarti ada tujuan besar yang Tuhan sedang persiapkan untuk kita , sama seperti Yosua yang Tuhan persiapkan untuk memimpin bangsa yang besar. Apapun keadaanmu, Tuhan mengerti kelemahanmu, namun ingatlah, sama seprti Yosua, Tuhan kini juga sedang berbicara di dalam hatimu. Untuk setiap kegetiran yang mungkin engkau alami saat ini, Tuhan katakana “Kuat dan teguhkanlah hatimu”. Percayalah, Tuhan selalu menyertaimu..!

  1. Tuhan Allah adalah Tuhan yang tak pernah ingkar pada janjiNya. Bagaimanapun tegar tengkuknya bangsa Israel, Tuhan tidak pernah ingkar janji. Ia berjanji untuk memberikan sebuah negeri yang berlimpah akan susu dan madu dan menjadikan bangsa Israel menjadi sebuah bangsaNya yang besar. And its worth..! Pelajaran yang dapat kita petik dan harus selalu kita ingat adalah “Tuhan selalu tepat janji”. Jika ia berjanji akan kehidupan yang penuh dengan damai sejahtera dan sukacita, maka itu akan terjadi. Jika Ia berjanji member kita kekuatan, maka itu pasti. Jika Ia berkata bahwa pencobaan yang kita alami tidak akan melebihi kekuatan kita dan ketika kita dicobai, Ia akan memberikan kepada kita jalan keluar supaya kita dapat menanggungnya, itu pasti terjadi. Jika Ia berjanji  bahwa masa depan sungguh ada dan harapanmu tidak akan hilang, Ia pasti akan tepati. Belajar-lah untuk mengetahui apa saja janji Tuhan dalam kehidupan dalam Firman Tuhan sebagai panduan dan dasar kehidupan, lalu ucapkanlah setiap janji Tuhan yang belum terjadi di dalam hidupmu dalam setiap doamu dan lihatlah yang akan terjadi. Tepat di waktuNya Tuhan, sama seperti Ia berjanji memimpin bangsa Israel masuk tanah perjanjian, Tuhan juga akan menepati setiap janjiNya kepadamu. Percayalah..

Dan selamanya, Ia akan menyertai setiap kehidupan kita.

Post Terkait