Renungan Harian, 09 Oktober 2018
Ibrani 11 : 1

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat


Tuhan Yesus adalah Tuhan dan juruselamat manusia. Kita percaya itu karena iman. Segala kisah yang ada di dalam Kitab Suci, juga kita percaya karena iman walau kita tidak melihat dengan kedua mata kita secara langsung, tetapi kita percaya akan kebenaran Kitab Suci  karena iman.
Dalam kehidupan zaman sekarang, sudah seharusnya kehidupan orang-orang percaya adalah kehidupan karena iman. Dalam menghadapi tantangan kehidupan, kita harus menghadapinya dengan iman.
Lalu bagaimana caranya ?
Dalam Roma 10:17 dikatakan Jadi iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh Firman Kristus.
Well, berarti ber-Iman kepada Yesus berarti kita harus merenungkan firman Tuhan siang dan malam, karena dengan begitulah kita mampu selalu berbuah seperti pohon yang selalu dialiri air, berbuah pada musimnya dan yang tidak pernah layu daunnya. Apa saja yang kita kerjakan berhasil.
Contoh nyata mempergunakan Iman percaya kita adalah ketika rasa kuatir datang. Misalnya saja tentang masa depan kita. Ketika kita merasa hidup berlalu begitu saja dan tak ada breakthrough yang terjadi, maka kita tidak boleh menyerah. Dalam hal ini, kita bisa membaca dan meng-imani janji Tuhan tentang masa depan yang terdapat di dalam Amsal 23 : 18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang”. Katakan selalu dengan iman dalam doa kita atau ketika kita mulai menyerah. Yakin-kan diri untuk terus bangkit, lakukan kapasitas terbaik dalam kehidupan dengan pertolongan Tuhan, maka firman itu akan digenapi dalam kehidupan kita. Bukankah Tuhan kita adalah Tuhan yang sangat senang mengabulkan banyak doa anak-anakNya.
Inilah yang aku lakukan di sepanjang hari di masa-masa sekarang ini. Menurutku hasil memang belum penuh, tetapi aku merasakan proses Tuhan yang sedang mempersiapkan-ku untuk memiliki mentalitas tangguh dalam berintegritas kepadaNya. Walau kini waktu berjalan seolah-olah begitu saja, tetapi aku merasakan jejak-jejak harapan setiap hari semakin membawaku dekat dengan tujuan yang diinginkan Tuhan dalam hidupku. Setiap hari aku belajar untuk percaya, kalau Tuhan sedang mempersiapkan masa depan yang terbaik dalam kehidupanku. Aku selalu belajar untuk bertanya kepada Tuhan apa sebenarnya yang terbaik untuk masa depanku, karena terkadang standar impian kita akan masa depan berbeda dengan stadar impian-Nya Tuhan yang telah diukirNya dalam kehidupan kita. Dan masuk ke dalam rencana impian Tuhan akan jauh lebih baik.
Karena itu, nats hari ini mengajarkan kepada kita untuk memiliki iman yang teguh, tetap percaya pada harapan akan sesuatu yang terbaik hadir walau kita belum melihat. Dan kepastian itu dapat kita lihat melalui firman Tuhan, karena Firman Tuhan mengandung banyak janji indah Tuhan dan bagaimana cara memperolehnya.
Yuk, kita menjadi orang orang yang yang selalu bertumbuh di dalam Kristus dengan selalu merenungkan firman Tuhan siang dan malam dan tentu saja menjadi pelaku Firman dalam kehidupan, sehingga iman kita kepada Yesus semakin kuat dan berakar.

Post Terkait