Renungan Harian, 01 Mei 2019
Matius 5 : 1 - 12

UCAPAN BAHAGIA

Ini adalah ucapan bahagia yang diucapkan Tuhan untuk memberi semangat dan kelegaan bagi kita. Ucapan Tuhan Yesus ini juga memberikan kita pengetahuan bagaimana bahagia ala Akitab, versinya Tuhan. Jika ditelisik lebih lanjut, bukankah ucapan bahagia menurut Alkitab sangat berbeda dengan pengertian bahagia menurut dunia.

Berbahagialah,

Orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Miskin dimaksud adalah setiap orang yang merasa tak mampu hidup tanpa Tuhan, sehingga kehidupannya akan selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap keadaan. Ia merasa lemah dan tak berdaya tanpa Tuhan.

Orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Dalam Tuhan, orang yang berdukacita akan dihibur dan penghiburan yang sejati tentu saja terdapat dalam Firman Tuhan.

Orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Orang yang terbiasa lemah lembut dalam hidupnya, pasti mampu menjangkau banyak orang untuk mengenal Allah. Lemah lembut bukan berarti lemah, namun bila ditilik lebih lanjut, lemah lembut merupakan sebuah sikap yang kuat.

Orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Orang yang lapar dan haus mengidentikkan sebagai orang yang terus merenungkan dan konsisten dalam mendengar dan menjadi pelaku Firman Tuhan dalam kehidupannya. Mereka terus menyelidiki Firman Tuhan sebagai kebenaran sejati dan itulah yang menjadikan mereka berbahagia. Percayalah, akanĀ  selalu ada rasa bahagia ketika kita mampu mengerti Firman Tuhan dalam kehidupan.

Orang yang murah hatinya karena mereka akan beroleh kemurahan.

Orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

Orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.

Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Wow..!!

Ucapan bahagia ini adalah ucapan yang berlaku bagi kita, ketika kita hidup di dalam Tuhan. Firman Tuhan hari ini, membuat kita semakin belajar dan mengerti arti bahagia menurut Firman Tuhan.

PERMATA, berbahagialah!

Post Terkait