Renungan Harian, 16 Juni 2019
Matius 5 : 1 - 12
Ini adalah khotbah Tuhan Yesus di atas bukit. Tuhan Yesus mengajar tentang bahagia caranya berbahagia ala Firman Tuhan, karena bahagia versi Firman Tuhan akan selalu berbeda arti dengan bahagia versi dunia.
Pada arti yang pertama diajarkan, berbagialah orang yang miskin dihadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Miskin dihadapan Allah bukan dinilai secara materi, tetapi lebih kepada setiap orang yang merasa dirinya miskin, jika tidak bersama Allah. Artinya, ada sifat ketergantungan dari dirinya kepada Tuhan Allah. Seseorang yang miskin di hadapan Allah merasa tidak bisa hidup tanpa Allah, ia akan merasa selalu membutuhkan Allah dalam hidupnya karena itu ia terus mencari kebenaran Firman Tuhan. Kata Tuhan, orang yang seperti ini adalah yang akan memiliki Kerajaan Surga.
Pada ucapan yang kedua, berbahagialah yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Ayat ini sudah jelas sekali, karena setiap orang yang berdukacita, akan selalu mendapat penghiburan dari Tuhan melalui FirmanNya.
Ucapan yang ketiga mengatakan Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
Bila kita perhatikan dengan seksama, setiap orang yang lemah lembut dalam sikap dan tutur kata yang sesuai dengan kebenarana adalah orang yang banyak memenangkan hati. Karena pada dasarnya, sifat lemah lembut dapat mengalahkan banyak hal yang tidak baik dalam kehidupan. Ketika orang mencaci kita, tetaplah sabar dan menjawab dengan lemah lembut dan lihatlah apa yang akan terjadi.
Ucapan yang keempat adalah Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mreka akan dipuaskan. Orang yang lapar dan haus akan selalu mencari cara untuk memuaskannya. Dan orang yang lapar dan haus akan Firman Tuhan, Tuhan bilang akan dipuaskan, mereka akan menemukan jawaban dari setiap Firman Tuhan.
Ucapan yang kelima adalah berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Jelas sekali Firman ini.
Ucapan yang keenam adalah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Manusia akan selalu menjadi suci ketika ia telah hidup di dalam Kristus.
Hanya Kristus yang mampu membalut setiap dosa kita dan memenangkan kita sehingga kita mampu hidup suci. Ketika kita hidup suci yang berarti hidup seturut dengan FirmanNya, Tuhan katakan “Berbahagialah !”
Ucapan yang ketujuh adalah berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Jelas sekali Firman Tuhan ini karena Allah adalah sumber kedamaian.
Ucapan yang kedelapan adalah berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena Tuhan katakan “Merekalah empunya Kerajaan Sorga”.
Ucapan yang kesembilan adalah Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat
Dan pada akhirnya, Tuhan katakan
Bersukacitalah dan bergembiralah, karena ketika kita mampu berbahagia di dalam Tuhan, upahmu besar di Sorga.

Post Terkait