Renungan Harian, 20 November 2018
1 Petrus 3 : 17

Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.

Pertanyaan pertama yang muncul ketika mendengar ayat ini adalah apa maksudnya menderita berbuat baik ? Apakah setiap kebaikan selalu disertai dengan penderitaan ? Apa yang Tuhan maksudkan ?

Tuhan Yesus adalah salah satu contoh, pribadi yang menderita karena berbuat baik. Namun begitulah kehendak Allah. Bapa, mengutusNya supaya Ia menjadi jalan perdamaian bagiNya dan manusia, agar dosa tidak lagi berkuasa atas manusia dan agar kita memperoleh keselamatan.

Apakah Allah Bapa menyukai bila Tuhan Yesus disalib ? Sama sekali Tidak..! Namun demi kebaikan, Tuhan Yesus harus disalib. The only Son of God, Dia serahkan kepada dunia untuk menderita, demi kemenangan setiap manusia atas kematian kekal.

Wow..! Inilah yang dimaksudkan “lebih baik menderita karena berbuat baik, asalkan itu dikenan oleh Allah.

Bila menderita karena perbuatan jahat kita, itu sangat-lah lumrah sekali, karena memang ganjaran dari setiap kejahatan adalah penderitaan, bila tidak di dunia pasti di neraka.

Hari ini, nats Firman Tuhan mengajak kita untuk “walaupun menderita, tetaplah bertahan ketika itu adalah hal yang dikenan oleh Allah dan untuk kebaikan”.

Banyak sekali orang sekarang justru ketika membahas Firman Tuhan, dibilang “sok kudus”, seenaknya berkata “tidak penting” atau beranggapan “udahlah, gag usah dalam dalam kali bahas Firman, bisa gila nanti”. Haha. Ini adalah berbagai tipu muslihat iblis yang digunakannya untuk menipu aak-anak Tuhan untuk tidak.membaca Firman Tuhan. Penderitaan ini banyak sekali dijumpai, karena itu Tuhan berpesan pada hari ini, untuk kita tetap bertahan walau menderita, ketika itu untuk kebaikan. Jauhilah yg jahat dan lakukanlah yg baik,carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya (Mzm.34:15).

Post Terkait