Renungan Harian, 08 November 2018
Mazmur 51 : 6

Supaya ternyata Engkau adil dalam putusanMu

Keadilan tidak dapat dilepaskan dari sebuah kejujuran. Tuhan sangat senang sekali ketika setiap anakNya mampu menjadi orang yang jujur. Dalam Yesaya 53 : 9 mengatakan dengan jelas bahwa tipu daya sama sekali tidak ada dalam mulutNya, yang mengartikan bahwa Tuhan tidak pernah berbohong. Justru kebohongan selalu berasal dari iblis, karena iblis adalah bapa pembohong. Sekecil apapun kebohongan kita tetap saja namanya pembohong, dan itu sama artinya kita mendukakan hati Tuhan.

Selanjutnya dalam Mazmur 10 : 17 juga dikatakan bahwa orang yang melakukan tipu daya, tidak akan diam di dalam rumahKu. Dalam Amsal 12 : 2 mengatakan Orang baik dikenan oleh Tuhan, sebaliknya si penipu dihukumNya.

Sudah sangat jelas sekali bahwa kebohongan yang kita nilai sekecil apapun, dengan alasan apapun bukan berasal dari Tuhan.

Mari PERMATA, kita belajar untuk berkata jujur dalam kehidupan kita. Lukas 5 : 37 mengatakan katakan ya jika ya, tidak jika tidak, karena diluar itu berasal dari si jahat.

Mari jadikan Tuhan Yesus semakin bersinar dalam kehidupan kita dengan selalu jujur dalam perkataan kita, sehingga dunia bisa melihat siapa Yesus yang berada di dalam hati kita.

Post Terkait