Renungan Harian, 13 April 2019
Matius 7 : 15 – 20

“Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api." (Matius 7 : 19)

PERMATA, di zaman sekarang ini, bila kita menyadari, ada banyak sekali ajaran yang mengatakan dasar mereka adalah Firman Tuhan, namun sebenarnya praktek dari ajaran mereka bukanlah Firman Tuhan. Ada juga ajaran yang kelihatannya mengutamakan kasih, namun pengikutnya sama sekali tidak percaya kepada Tuhan Yesus. Mereka tidak meng-imani arti Tritunggal, yaitu Bapa, Anak dan Roh Kudus. Padahal keseluruhan arti Tritunggal itu ada di dalam pribadi Tuhan Yesus. Dan ternyata, nabi-nabi palsu juga sudah ada dari zaman Tuhan Yesus hingga sekarang.

Hari ini, Firman Tuhan mengajarkan kepada kita untuk berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu, artinya nabi palsu itu jumlahnya lebih dari satu. Dan kata Tuhan, nabi-nabi palsu itu akan datang seperti domba, artinya mereka suka sekali menyamar. Mereka seakan percaya kepada Tuhan, namun  ternyata dalam pengajarannya, mereka sangat jauh sekali dari Tuhan. Dan pada akhirnya, mereka menghasut setiap anak Tuhan untuk berpaling dari Tuhan dengan berbagai doktrin dan ajaran mereka.

Karena itu, Tuhan mengingatkan kita bagaimana harus waspada terhadap ajaran palsu,yaitu dengan melihat dari buahnya. Ayat 16 – 20 menjelaskan bahwa kita harus melihat seseorang dari buahnya. Buah maksudnya adalah apa yang dihasilkannya dalam kehidupan. Ajaran yang benar adalah seorang yang percaya bahwa Tuhan Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat yang sejati. Dan ketika kita percaya, maka iman percaya kita akan menghasilkan buah yang baik dalam kehidupan. Buah yang seturut dengan Firman Tuhan dalam kehidupan. Dan akan ada waktunya, setiap nabi palsu akan ditebang dan dibuang ke dalam api.

PERMATA, tetaplah percaya kepada Tuhan Yesus dan lakukan apa yang diinginkanNya dalam kehidupan. Semuanya dapat kita pelajari dari Alkitab.  Ketika kita selalu bergumul dengan Firman Tuhan dan merenugkannya siang dan malam, maka kita pasti akan dimampukan untuk menjadi orang yang dibenarkan oleh namaNya.

Post Terkait