Renungan Harian, 09 Mei 2019
Matius 5 : 27 - 28

“ Kamu telah mendengar Firman : Jangan berzinah

“Tetapi Aku berkata kepadamu : Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.”

Dari nats kali ini dikatakan, bahwa perzinahan mengandung makna memandang perempuan serta menginginkannya. Menginginkannya dapat berarti ia membayangkan melakukan perzinahan di dalam dirinya, dan ini juga telah dikatakan berzinah. Jangankan melakukan, membayangkan saja, itu sudah dosa. Dan Tuhan sangat melarang perbuatan ini.

Dalam kesepuluh perintah Tuhan yang merupakan Firman Tuhan mengatakan bahwa perintah yang ketujuh adalah Dilarang berzinah. Pada zaman perjanjian lama, perzinahan dapat dikategorikan sebagai melakukan hubungan suami dan isteri bukan dengan suami atau isterinya. Namun setelah kedatangan Tuhan Yesus ke dunia, Ia mengenapinya dengan memberi penjelasan lengkap bahwa jangankan melakukan, baru menginginkan saja sudah disebut berzinah di dalam diri orang yang melakukannya.

PERMATA, kita memang tidak boleh anggap enteng dosa yang satu ini, tetapi justru kita harus mengalahkannya bersama kekuatan di dalam Tuhan Yesus. Jelas dikatakan bahwa perzinahan adalah salah satu keinginan daging dan berasal dari dunia. Pada zaman sekarang, dosa ini sangat sering sekali terjadi, bahkan sudah mencakup kepada anak-anak Tuhan yang notabene sering melakukan ibadah dan pelayanan. Ini adalah sebuah dosa. Dalam 2 Petrus 2 : 14 dikatakan bahwa seorang penzinah adalah orang-orang yang terkutuk!

Walaupun kategorial PERMATA adalah kumpulan pemuda-pemudi yang belum menikah dan membentuk sebuah pernikahan, tetap kita harus mengingat perintah Tuhan yang ketujuh ini, tidak melakukannya dan tetap menjaga kesucian tubuh kita hingga pada saatnya nanti, kita akan menerima pernikahan kudus yang telah dipersatukan Tuhan. Bukankah akan lebih indah begitu ? Dan ketika berbicara tentang pasangan kehidupan, untuk PERMATA yang sedang menjalin hubungan pertemanan dengan seorang yang kita anggap spesial, yuk, kita belajar untuk setia pada komitmen yang dibentuk dan menyelesaikan setiap masalah yang ada di dalam Tuhan. Jangan memulai bibit perselingkuhan dari dini, sebaliknya milikilah kesetiaan dalam menjalaninya. Jadilah anak muda yang setia untuk menegakkan perintah Tuhan dalam kehidupan.

Firman Tuhan dalam Ibrani 13 : 4 mengatakan “Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan penzinah akan dihakimi Allah.”

Post Terkait