Renungan Harian, 07 September 2019
1 Yohanes 3 : 1

"Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak anak Allah, dan memang kita adalah anak - anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia."
Menjadi anak anak Allah karena anugerah Tuhan. Dalam Yohanes 3 : 16 dijelaskan kepada kita karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Kasih Allah memang adalah kasih yang rela berkorban. Tuhan Yesus rela berkorban bagi kita untuk penghapusan dosa dan perdamaian hubungan kita kepada Allah. Karena pengorbanan Tuhan Yesus, kita berhak disebut menjadi seorang anak Allah.
Dunia tidak mengenal kita. Dunia yang dimaksudkan disini adalah dosa. Dunia ini penuh dengan dosa dan ketika kita hidup di dalam Tuhan sebagai anak-anak Allah maka kita tidak mengenal dosa dan dosa juga tidak mengenal kita.
Dalam Yohanes 15 : 19 mengatakan “sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu”.
Anak-anak Allah tidak berasal dari dunia, karena Tuhan telah memilih kita dari dunia. Maksudnya adalah sebelum menjadi anak-anak Allah, kita adalah manusia yang bergelimang dengan dosa dan akibatnya sebenarnya kematian kekal-lah yang menjadi akhir manusia, namun karena pengorbanan Tuhan Yesus dalam kematian dan kebangkitanNya, Tuhan telah memenangkan kita dan kita layak disebut sebagai anak-anak Allah. Dosa kita sudah ditebus oleh darah Yesus dan di dalam Yesus tidak ada dosa, karena Tuhan Yesus tidak berbuat dosa. Hanya Tuhan Yesus yang tidak berdosa sajalah yang mampu menghapus dosa manusia.
Karena itu Firman Tuhan hari ini mengingatkan kepada kita, untuk menyadari bahwa kita adalah anak anak Allah, jadi jangan lagi hidup di dalam dosa. Kita adalah anak anak Allah yang menyadari tugas dan panggilan kita di dunia ini yaitu pelayanan (Matius 28 : 19 – 20).
Yuuk, mari lakukan pelayanan kita dengan hati yang tetap tertuju kepada Kristus. Karena pada akhirnya, hanya orang orang percaya kepada Yesus dan melakukan FirmanNya saja-lah yang akan memperoleh kehidupan kekal dan terlepas dari kebiasaan dalam kematian kekal.

Post Terkait