Hari Istimewa

Renungan Harian, 04 September 2018

Lukas 11:1-4

Apa yang istimewa dari tanggal 4 September? Mungkin hari ini kamu berulang tahun atau merayakan suatu peristiwa spesial. Atau mungkin kamu memperingati peristiwa-peristiwa bersejarah yang pernah terjadi pada tanggal 4 September. Misalnya, pada tahun 1781, kota Los Angeles didirikan di California; atau pada tahun 1993, Jim Abbott, seorang pelempar bola dari tim bisbol New York Yankees, berhasil mencatat rekor dimana tidak seorang pun pemain lawan yang dapat memukul bola yang dilemparnya—padahal sejak lahir ia tak memiliki tangan kanan. Jika Anda seorang penggemar televisi: Pada tahun 1951, untuk pertama kalinya sebuah siaran langsung dari San Fransisco disiarkan ke seluruh wilayah Amerika Serikat.

Namun bagaimana jika tak satu pun peristiwa dan fakta di atas menjadikan 4 September sebagai tanggal yang istimewa bagi Anda? Cobalah beberapa ide berikut ini:

Hari ini Allah memberi Anda kesempatan baru untuk memuji Dia. Mazmur 118:24 berkata, “Inilah hari yang dijadikan Tuhan, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!”

Hari ini Allah menyediakan kebutuhan Anda dan menginginkan Anda mempercayai-Nya. “Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya” (Luk. 11:3).

Hari ini Allah ingin berbicara kepada Anda melalui firman-Nya. Setiap hari, jemaat di Berea “menyelidiki Kitab Suci” (Kis. 17:11).

Hari ini Allah ingin memperbarui batin Anda. “Manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari” (2Kor. 4:16).

Dengan Allah sebagai penuntun Anda, tanggal 4 September—dan setiap hari—dapat menjadi hari yang istimewa.

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.