Renungan Harian, 01 Agustus 2019
Roma 14 : 7 – 9

“Sebab tidak ada seorangpun diantara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorangpun yang mati untuk dirinya sendiri

Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan

Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang-orang mati maupun atas orang-orang hidup.”

Manusia tidak dapat hidup di dalam Tuhan. Hanya di dalam Tuhan saja manusia dapat menikmati kehidupannya. Hidup disini bukan hanya berbicara tentang nafas kehidupan, tetapi bagaimana manusia itu membangun hidup menurut Roh Kristus.

Penyaliban Tuhan Yesus telah menebus manusia dari setiap dosanya. Karena itu keselamatan yang kita peroleh adalah karena kasih karunai Allah dan bukan perbuatan kita. Kita telah dibeli dengan harga yang lunas dalam penebusan dosa. Yang Tuhan tebus adalah manusianya agar manusia tidak lagi dikuasai dosa. Dan karena itu, kita telah menjadi milikNya Tuhan. Betapa berharganya kita bagi Tuhan.

Menyadari keselamatan yang telah kita peroleh, maka kita harus menyadari bahwa kita tidak lagi hidup untuk diri sendiri karena kita kini adalah milik Tuhan. Meresponi kasih setia Tuhan berarti kita harus senantiasa hidup untuk kemuliaan nama Tuhan. Muara setiap orang yang percaya akan selalu pada pelayanan. Dan pelayanan yang dimaksud memiliki inti memberitakan Injil Kerajaan Surga (Matius 28 : 19 – 20)

Post Terkait