Renungan Harian, 12 September 2019
Mazmur 28 :7

"Tuhan adalah kekuatanku dan perisaiku; kepadaNya hatiku percaya."

Sebuah kepercayaan mengindikasikan adanya kesungguhan hati dalam menerima, memahami dan melakukan hal yang telah diyakini benar dengan sekuat tenaga dalam penyertaan Tuhan. Perjalanan panjang tidak akan mampu terlewati tanpa kekuatan dari Tuhan dan sebuah keyakinan dalam melakukannya. Hasil tidak akan mengkhianati proses dan proses tidak akan berhasil tanpa kendali Tuhan. Sebuah perjalanan panjang akan selalu dipenuhi dengan keadaan yang naik dan turun, karena kehidupan ini seperti menaiki anak tangga. Ada waktu di atas dan ada waktu di bawah. Ada waktu untuk bersukacita dalam kelimpahan namun ada juga waktu ketika mengalami kejatuhan. Namun berbekal keyakinan, semuanya pasti akan terlewati dengan baik. Dikala kelimpahan sukacita, kita percaya, Tuhan selalu hadir. Ketika merasakan keadaan jatuh, kita percaya bahwa Tuhan akan memberikan hati yang sulit untuk menyerah, walau terkadang langkah seakan membatu. Bukankah Tuhan berjanji, ketika jatuh, Tuhan tidak membiarkan kita sampai tergeletak.

Tuhan katakan dalam FirmanNya “Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.” (1 Timotius 4 : 12). Kesetiaan dan menjadi teladan Firman Tuhan dalam menghasilkan buah dalam kehidupan adalah bagian yang Tuhan ingin kita lakukan sebagai anak mudaNya Tuhan. Di tengah generasi, dimana kasih semakin dingin, kebanyakan orang hanya sibuk dengan dirinya sendiri, menipisnya etika dan rasa hormat serta anak muda yang cenderung lekas menyerah, PERMATA GBKP dituntut untuk tetap mampu mempertahankan identitasnya di dalam kehidupan, sebagai anak sulungNya Tuhan. Menjadi jawaban bagi banyak pertanyaan di dunia.

Perayaan pertambahan usia adalah waktu untuk semakin bersyukur kepada Tuhan atas usia yang baru, juga untuk  introspeksi diri dalam kehidupan atas kesalahan dan kekeliruan yang harus diubah, pencapaian dan juga belajar untuk semakin dewasa dalam kasih Tuhan.

Tujuh puluh satu tahun kini PERMATA GBKP dan sebuah perjalanan panjang telah terlewati dengan sangat baik. Segala puji, hormat dan kemuliaan hanya bagi nama Tuhan kita Yesus Kristus yang kita imani telah memberikan segala kehidupan juga berkat atas pertambahan usia bagi anak mudaNya Tuhan, PERMATA GBKP.

“Kiranya diberikanNya kepadamu apa yang kau kehendaki dan dijadikanNya berhasil apa yang kau rancangkan (Mazmur 20 : 5).” Akan selalu ada tantangan dan rintangan yang akan dihadapi diatas berkat yang berkelimpahan, dan  Perasadaan Man Anak Gerejanta, Gereja Batak Karo Protestan (PERMATA GBKP) adalah anak muda yang akan selalu berbicara tentang pengalaman kehidupan bersama Tuhan,  pertumbuhan iman di dalam Kristus, menjadi pendengar dan pelaku Firman serta berlimpah akan kebaikan Tuhan, karena PERMATA GBKP percaya bahwa Tuhan adalah perisai kekuatan dan KepadaNya sajalah, hati setiap PERMATA percaya. Inilah bukti bahwa kita adalah anak mudaNya Tuhan sesuai dengan visi PERMATA GBKP.

PERMATA GBKP akan selalu belajar untuk menjadi pribadi yang tidak mudah menyerah ketika menghadapi percobaan  karena ia percaya, setiap percobaan yang datang tidak akan melewati batas kemampuannya. Lagipula  Allah adalah setia, sehingga Tuhan akan  memberikan kepadanya jalan keluar untuk dapat menanggungnya (1 Korintus 10 : 13),  PERMATA GBKP akan selalu belajar untuk tetap tidak goyah dalam iman kepada Kristus ketika diberikan hajaran dalam kehidupan, karena ia percaya bahwa Tuhan memang menghajar dan menyesah setiap orang yang dianggapNya sebagai anak (Ibrani 12 : 5 – 6),  sebaliknya ia akan selalu yakin, pengharapan yang diletakkan di dalam Tuhan, tidak akan pernah mengecewakan (Roma 5 : 1 – 5),  PERMATA GBKP akan selalu belajar menjadi pribadi yang menjauhi takhanyul dan dogeng-dogeng nenek moyang dan  melatih dirinya senantiasa beribadah dengan setia kepada Tuhan (1 Korintus 4 : 7), PERMATA GBKP akan selalu belajar menjadi pribadi yang tidak mengeluarkan perkataan yang sia-sia dari dalam mulutnya, sebaliknya mempergunakan kata yang membangun, supaya setiap orang yang mendengarnya beroleh kasih karunia (Efesus 4 : 29),  PERMATA GBKP akan selalu belajar menjadi pribadi yang tidak menipu diri sendiri (Yakobus 1 : 22),  PERMATA GBKP akan selalu belajar untuk berfikir positif (Filipi 4 : 8) dan terus menerus mau menjadi pribadi yang selalu diperbaharui oleh Tuhan (Kolose 3 : 10) serta masih banyak hal positif lainnya.

Menjadi anak sulungNya Tuhan yang kuat, rudang-rudang Gereja yang selalu melebur bersama Firman Tuhan, adalah identitas yang melekat dalam setiap pribadi PERMATA GBKP.

Selamat Ulangtahun PERMATA GBKP, selamat panjang umur bagi kita, yuk kita terus belajar bersama untuk tetap mengerjakan keselamatan (Filipi 2 : 12 – 18), karena Tuhan baik bahkan teramat baik bagi kita.

Post Terkait