PERMATAGBKP.org, PKPMKL – Kebaktian Minggu Pemuda (KMP) Klasis Medan Kampung Lalang yang diadakan pada Hari Minggu, 17 Februari 2018 telah berjalan dengan baik. Kemeriahan acara yang merupakan KMP pertama bagi PERMATA Klasis Medan Kampung Lalang di tahun 2019 ini dihadiri sekitar seratus enam puluh orang PERMATA  dengan dua puluh enam Runggun di sejajaran Klasis Medan Kampung Lalang dengan thema “What is true love?”

Sharing Firman yang dibawakan oleh Pdt. Mira Mutianta Br. Sinulingga, S.Th yang juga merupakan Pendeta PERMATA GBKP, menekankan tentang arti cinta sejati yang sesugguhnya. Cinta sejati yang telah kita terima dari Tuhan, bukan hanya untuk dinikmati sendiri melainkan juga harus disebarkan secara luas, agar orang lain juga dapat menikmati cintaNya Tuhan melalui kita dalam kehidupan. Menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya juga menjadi salah satu bukti kita mencintai Tuhan dan karyaNya dalam hidup kita. Lebih lanjut, kakak yang dikenal ramah dan baik hati ini mengatakan, menjadi sahabatNya Tuhan Yesus juga berarti sebagai anak muda, kita juga harus menghormati orangtua kita apapun keadaannya, sebagai bentuk kita mencintai Tuhan.

Selain sharing Firman Tuhan, acara ini juga diisi dengan persembahan pujian dari PERMATA  dan juga sosialisasi Kelompok Tumbuh Bersama (KTB) bersama tim KTB PERMATA PUSAT bekerjasama dengan tim KTB PERMATA Klasis Medan Kampung Lalang. Dalam sosialisasinya, Tim KTB menjelaskan tentang pentingnya sebuah kelompok untuk tumbuh bersama dengan Firman Tuhan. KTB adalah sebuah program PERMATA, dimana kegiatannya adalah membahas Firman Tuhan secara berkelompok yang terdiri dari lima hingga tujuh orang dan dipimpin oleh seorang kakak kelompok, belajar untuk berkomitmen tentang saat teduh dan masih banyak kegiatan postif yang dapat dilakukan bersama. Dipandu oleh buku KTB yang telah terbit dua jilid dengan topik yang sangat erat berhubungan dengan anak muda,  diharapkan melalui KTB, PERMATA GBKP juga dapat menjadi terus belajar menjadi pribadi yang seturut dengan kehendak Tuhan, menjadi anak yang tangguh dan pantang menyerah dan tetap menjadi pribadi yang rendah hati dan tidak mudah digoyah oleh perbuahan zaman. Firman Tuhan harus dipahami sebagai sesuatu yang menyenangkan dan tegas. Diakhir acara, tukar kado menjadi kegiatan yang menambah keramaian sebagai bentuk memperingati hari kasih sayang, walau inti dari peringatan hari kasih sayang adalah menyebarkan kasih di setiap hari dan setiap waktu.

Di luar ruangan, masih ada tim Usaha Kreatif PERMATA Klasis Medan Kampung Lalang yang menawarkan banyak contoh barang untuk dijual, sebagai salah satu sumber dana untuk mendukung keuangan dalam melakukan pelayanan bagi Pengurus PERMATA Klasis Medan Kampung Lalang. Ada kaos sablon lengkap dengan contoh dalam banner, makanan ringan berupa keripik dan juga berbagai pilihan minuman. Tim sangat mengharapkan partisipasi dari setiap PERMATA untuk mendukung tim dalam melakukan kegiatannya.

Suasana ramai dan bersahabat setelah acara kebaktian selesai harus ditemani hujan yang mendayu turun membasahi bumi dan pada akhirnya sekitar pukul 18.00 wib acara ditutup setelah evaluasi kegiatan Tim KMP dilakukan.

PERMATA, mari sebarkan kasih Tuhan kepada banyak orang sehingga nama Tuhan semakin dipermuliakan dalam setiap segi kehidupan. (WB)

Post Terkait