Renungan Harian, 02 Juni 2019
Mazmur 23

“ Mazmur Daud. Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku”

Saya adalah seorang gadis remaja, dimana perikop ini begitu menguatkan bagiku, ketika aku menghadapai berbagai badai pencobaan dalam hidupku. Mazmur 23 ini menjadi sebuah nyanyian bagiku disaat nsaat terpuruk dalam kehidupanku. Ayah yang kusayangi sedang menderita sakit yang semakin melemah dari hari ke hari. Betapa meyakitkan, melihat orang yang kita sayangi, harus bertahan melawan rasa sakit yang di deritanya.

Aku selalu berusaha untuk selalu tersenyum di depannya, membacakan cerita-cerita lucu, memberikan motivasi dan berdoa bersama. Firman Tuhan menjadi salah satu penyejuk yang selalu dibahas di waktu pagi ahri bersamanya. Ayah selalu bergembira di depanku, walau hasil dari dokter tak dapat membohongi. Ia sangat semnagat sekali untuk hidup di tengah rasa sakitnya. Ia malah bercerita kepadaku tentang bagaimana ia ingin membangun masa depan dan membutuhkan support dariku sebagaia anaknya. Di akhir umurnya, satu hari sebelum ia harus menghembuskan nafas terakhir, ia berkata kepadaku sembari mengelus kepalaku, sesuatu yang tak pernah dilakukannya sebelumnya, “Ayah sangat bangga kepadamu. Kamu anak yang baik”. Perkataan ini diucapkannya ketika ia harus berada di kursi roda, karena kondisi yang semakin melemah. Kemudian aku membalasnya dengan memberikan senyuman terbaikku.

Tanpa sepengtahuannya, aku selalu menangis di belakangnya. Aku seakan tak sanggup melihat keadaan yang semakin melemah. Pernah dalam suatu keadaan, aku tak tahan melihat keadaannya dan aku segera berlari ke toilet untuk menenankan diri. Lebih dari dua jam aku berada di dalamnya dan tak terasa air mataku mengalir sangat deras tanpa rasa jeda. Di tengah keadaan itu, aku teringat akan Mazmur 23 yang merupakan sebuah nyanyian. “…Ia menyegarkan jiwaku..”. Ini adalah bagian dimana aku mulai merasakan kelegaan.

Tuhan dalam Yesus Kristus akan selalu menjadi Gembal yang baik dan di dalam FirmanNya, kita akan selalu dikuatkan. Dua belas tahun kini, sejak kejadian itu, Mazmur ini selalu menjadi kekuatan dalam hidupku.

Post Terkait