Renungan Harian, 04 Juni 2019
Amsal 3 : 32

“Karena orang yang sesat adalah kekejian bagi Tuhan, tetapi dengan orang jujur, Ia bergaul erat”

Dalam Kitab Matius 22 : 29 mengatakan Yesus menjawab mereka : “Kamu sesat sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah. Dikatakan pengertian sesat menurut Alkitan adalah orang yang tidak mengerti Kitab suci dan kuasa Allah. Orang yang sesat adalah orang yang tidak mampu menterjemahkan dan mengartikan Kitab suci dengan benar sehingga mereka lari dari jalanNya Tuhan dan tak memuji dan menyebah Tuhan.

Menurut kitab Amsal, orang yang seperti ini adalah kekejian bagi Tuhan. Artinya orang sesat adalah orang yang Tuhan tidak berkenan dalam kehidupannya. Orang sesat diidentikkan bukan saja orang yang tidak mampu menjadi pelaku Firman tetapi ia juga justru tidak percaya kepada Firman. Ada juga orang yang tadinya percaya kepada Tuhan namun karena pengaruh dari banyak hal, pada kahirnya ia lari dan menjauh dari rel-Nya Tuhan.

Sebaliknya, Tuhan sangat menyukai orang yang dalam hidupnya menjunjung tinggi kejujuran, karena Tuhan bilang “dengan orang jujur, Ia bergaul erat”. Berarti ada Tuhan di dalam diri kita, ketika kita menjadi anak-anak yang jujur dalam kehidupan.

PERMATA, hari ini Firman Tuhan mengingatkan kita untuk menjadi orang yang jujur dan bergaul erat dengan Firman Tuhan, agar kita tidak menjadi orang yang sesat dan disesatkan oleh keinginan dunia.

Post Terkait