Renungan Harian, 14 Mei 2019
Amsal 21 : 2

"Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati."
Tuhan selalu melihat, apa yang tak mampu dilihat manusia, yaitu kedalaman hati. Sama seperti ketika Tuhan memilih Daud sebagai Raja. Tuhan melihat hati (1 Samuel 16 : 7). Firman Tuhan juga katakan “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” (Amsal 4 : 23). Artinya, Tuhan ingin kita memelihara hati kita untuk selalu seturut dengan FirmanNya.
Dalam melayani, menjaga hati juga sangat perlu untuk dilakukan. Ketika melayani Tuhan, seorang pelayanan memang harus fokus kepada tuannya dan bukan yang lain. Seorang pelayan Tuhan, harus tetap menjaga fokus hatinya untuk tetap menyenangkan tuannya. Dalan hal ini adalah Tuhan Yesus.
Menjaga ketulusan hati, berarti kita harus membuang setiap keinginan daging, keinginan mata dan keangkuhan hidup (1 Yohanes 2 : 16 – 17) ketika melayani dan tentu saja memiliki mental seperti prajurit di dalam melayani (2 Timotius 2 : 4).
Melayani dengan hati yang gembira akan menjadikan muka berseri-seri, sebaliknya jika kita melayani dengan kepedihan hati, maka hal tersebut akan mematahkan semangat (Amsal 15 : 13).
Karena itu, buanglah segala kebodohan yang menyesatkan sebaliknya latih-lah hati untuk hidup seturut dengan Firman Tuhan
Dicemooh, dihina, difitnah ataupun dibenci ketika melayani, tidak akan menyurutkan semangat pelayanan kita, karena kita telah belajar untuk mengisi hati kita dengan segala kebaikan Firman Tuhan. Kan, fokus kita Tuhan, jadi segala hal yang tidak seturut dengan Firman Tuhan bukanlah sebuah hal yang penting. Introspkesi diri dan majulah terus
Karena hati orang berpengertian mencari pengetahuan, tetapi mulut orang bebal sibuk dengan kebodohan (Amsal 15 : 14).

Post Terkait