Renungan Harian, 14 Agustus 2019
1 Korintus 6 : 18 – 20

“Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.”

Syalom, semangat pagi PERMATA !

Firman Tuhan hari ini mengajarkan dan mengingatkan kepada kita untuk katakan dengan tegas kepada free sex. Percabulan diartikan sebagai seorang yang melakukan dosa kecemaran dengan membuat tubuhnya yang sudah hina karena dosa dihinakan kembali dengan melakukan hubungan suami isteri tanpa pernikahan. Tuhan katakan, dengan melakukan dosa percabulan, orang yang melakukan percabulan telah mencemarkan dan berdosa terhadap dirinya sendiri, karena ia mencemarkan tubuhnya dengan orang lain.

Percabulan adalah sesuatu yang menajiskan di hadapan Tuhan. Sebagai orang yang telah ditebus oleh Tuhan untuk segala dosa kita, maka kita juga harus menyadari bahwa kita telah menjadi milik Tuhan, kepunyaan Tuhan, dimana RohNya telah diletakkan ke atas kita, karena itu kita diingatkan kembali bahwa tubuh kita bukan milik kita sendiri tetapi juga milik Allah karena Allah telah menebus kita dan menjadikan kita menjadi milik kepunyaanNya. Ada otoritas Tuhan di dalam diri kita.

Menyadari adanya otoritas Tuhan di dalam diri kita, berarti kita harus menyadari bahwa kita harus menaati perintah Tuhan dan menjauhi dosa termasuk percabulan. Tubuh kita yang dulunya hina karena dosa, telah dikuduskan oleh Tuhan, karena itu sudah menjadi tanggungjawab kita untuk menjadikannya tetap menjadi tubuh yang telah dikuduskan oleh Tuhan.

PERMATA, bersama Tuhan bukan hanya berbicara berkat namun juga ada tanggungjawab yang harus kita lakukan, salah satunya adalah hidup kudus dan tidak bercela di hadirat Tuhan. Percayalah, bersama Tuhan semua akan indah pada waktuNya. Tidak perlu dipercepat atau diperlambat. Nantikan rencana Tuhan yang indah dan tetaplah menjaga kekudusan sampai kita menuai janji kudus dalam pernikahan kudus. “Katakan tegas pada free sex dan hiduplah kudus.”

Post Terkait