Renungan Harian, 06 Januari 2019
Matius 4 : 1 - 4

Kisah tentang Tuhan Yesus yang dicobai oleh iblis dipadang gurun. Ketika itu Tuhan Yesus sedang berpuasa selama 40 hari.

Pencobaan pertama yang dikatakan iblis adalah “Jika Engkau adalah anak Allah, perintahkanlah batu batu ini menjadi roti, namun Tuhan Yesus menjawabnya dengan berkata bahwa “Manusia bukan hanya hidup dari roti saja, tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah (ay 3 & 4).

Salah satu hal yang ingin ditegaskan Tuhan Yesus adalah bahwa anak-anak Allah TIDAK BOLEH bertuhankan perut (Filipi 3 :19). Bertuhankan perut maksudnya bukan berarti tidak boleh makan, tetapi bertuhankan perut adalah orang yang menganggap segala-galanya hanyalah untuk makanan, menganggap yang terpenting adalah makanan. Tidak ada hal lain yang lebih penting dari makan bahkan tidak jarang ada ungkapan di masyarakat begini “Logika tanpa logistic sama dengan nol”. Ungkapan ini jelas salah dan tidak boleh ada dalam setiap anak Tuhan, karena anak Tuhan HIDUP bukan hanya dari roti saja (artinya kita hidup juga harus makan, tetapi jangan bertuhankan perut) tetapi anak Tuhan hidup dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah dan ini yang terpenting.

Post Terkait