Renungan Harian, 09 Juni 2019
Lukas 9 : 1 - 6

"Maka Yesus memanggil kedua belas muridNya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit."

Perikop ini bercerita tentang Yesus yang memanggil kedua belas muridNya untuk mengemban tugas memberitakan Injil. Ketika Tuhan Yesus mengutus mereka, Tuhan memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk mengusir setan dan menyembuhkan penyakit. Dalam perjalanan mereka tidak boleh membawa apa-apa yang artinya mereka sepenuhnya percaya dan bergantung kepada pemiliharaan Allah dari setiap pelayanan yang mereka lakukan, walau Paulus dalam melakukan pelayanannya, ia berusaha dan bekerja sebagai tukang kemah (Kisah Para Rasul 18 : 3). Ketika diterima di sebuah rumah tinggallah disitu sampai kamu berangkat dari situ. Ketika ada orang yang tidak mau menerima, maka kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka. Mengibaskan debu dari kaki mereka adalah sebuah pertanda bahwa Injil telah masuk ke dalam daerah itu, walau ditolak. Dan mereka melakukan semuanya seperti yang diperintahkan Tuhan kepada mereka.

Ada beberapa pelajaran menarik dari kisah ini diantaranya :

1. Murid Yesus telah memberi diriNya untuk melakukan pelayanan pemberitaan Injil. Mereka melakukannya dengan hati yang tertuju kepada Yesus dan karena itu, Tuhan memberikan kepada mereka tenaga dan kuasa ketika mereka melayani.

2. Ketika Yesus mengutus kedua belas murid, mereka taat dan patuh serta tidak menolak. Mereka tidak merasa takut, bahkan ketika mereka tidak mengerti rintangan yang menghadang di depan.

3. Mereka hidup dengan sederhana dengan mengandalkan pemeliharaan Allah akan hidup mereka. Dan Tuhan berjanji akan selalu mencukupkan.

4. Para murid taat dan patuh kepada perintah Tuhan.

Belajar dari perikop ini, setiap anak Tuhan yang percaya kepada Yesus, sudah seharusnya memberitakan Injil. Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah, jadilah teladan yang perbuatan baik dan benar dalam kehidupan. Kita dapat melakukannya juga dalam setiap segi kehidupan kita misalnya mendoakan orang yang sedang Lemah iman untuk dikuatkan oleh firman Tuhan.

Post Terkait