Renungan Harian, 12 April 2019
Matius 5 : 37 -  48

“Tetapi Aku berkata kepadamu : Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Lukas 5 : 44)

 Ada beberapa hal yang diajarkan Tuhan Yesus kepada kita tentang penggenapan hukum taurat  dari nats ini :

Jika ya katakan ya, jika tidak katakana tidak. Diluar itu, Tuhan katakan berasal dari si jahat (ayat 37). Ayat ini dapat mengartikan untuk mengatakan kebenaran dimanapun kita berada. Bersama Tuhan diperlukan kejujuran hati dalam segala hal aspek kehidupan dan berkata kebenaran dan bukan bibir yang sering mengemukakan berbagai alasan untuk membohongi diri.  Dalam Kitab Amsal mengatakan “ di dalam banyak bicara, pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya berakal budi.” (Amsal 10 : 19).

Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan (ayat 39). Firman Tuhan mengajarkan kepada kita untuk mengampuni dan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan melainkan ketika orang berbuat jahat kepada kita, balaslah dengan kebaikan, karena itulah yang dikehendaki Tuhan untuk kita lakukan. Lebih lagi, kita harus mendoakan mereka (ayat 44). Wow..! Luar biasa Tuhan kita.  Dengan membalas kejahatan dengan kebaikan, maka berkat Tuhan turun atas kita. Firman Tuhan katakan : “dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan ataau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat.” (1 Peturs 3 : 9)

Berikanlah yang terbaik (Ayat 40 – 42). Firman Tuhan dalam Amsal 3 : 27 -28 mengatakan “Janganlah menahan kebaikan…”, artinya ketika engkau mampu berbuat kebaikan, perbuatlah demikian. Jangan menahan kebaikan yang ada pada dirimu kepada orang lain ketika engkau mampu melakukannya, karena ketika seseorang tahu bagaimana berbuat baik, tetapi tidak melakukannya, maka ia berdosa (Yakobus 4 : 17).

PERMATA, mari melakukan dan menjadi saksi Kristus di tengah dunia.

Post Terkait