Menabur Dalam Air Mata

Renungan Harian, 06 Agustus 2018
Mazmur 126 : 5-6

Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak sorai

Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Believe it..! Sometimes, God will give you ministry through your weakness.

Terkadang Tuhan memberikan pelayanan untuk kita lakukan bukan menunggu ketika kehidupan kita sudah sempurna, bukan ketika tidak ada masalah yang berarti lagi, bukan ketika kita berada dalam kelimpahan atau keadaan keluarga yang sudah baik, tetapi terkadang Tuhan meminta kita melakukan pelayanan disaat kita berada di tengah badai kehidupan, disaat yang terjadi dalam kehidupan kita tidak masuk akal, disaat hati teramat patah atau bahkan disaat Tuhan mengambil sesuatu yang berharga dalam hidup yang kita anggap sebagai kekuatan kita.

Mengapa ? Karena Tuhan menjadikan kita spesial dan sanggup untuk itu. Bukankah kekuataan kita datangnya dari Tuhan ?
Tujuannya adalah agar kita lebih mengetahui bahwa sandaran pengharapan hanyalah kepadaNya (Roma 15 : 13). Orang yang menabur dengan air mata, bila kita tetap di dalam Tuhan dan kebenaran FirmanNya, akan menuai dengan sorak sorai.

Pesan firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk jangan pernah menyerah dan jangan takut. Dalam Ibrani kembali kita diingatkan bahwa kasih Tuhan adalah kasih yang menghajar dan menyesah. Menghajar demi tujuan kebaikan, untuk membentuk mental yang kuat di dalam Iman yang timbul dari pendengaran akan Firman Tuhan (Roma 10 :17) dan menyesah untuk mendapatkan hasil yang sempurna (Ibrani 12 :6). Lakukan saja pelayanan yang Tuhan ingin kita lakukan dan untuk setiap pergumulan yang tidak menemukan jalan keluar, bawa dalam doa kita setiap hari dan jangan terus berfokus kepada masalah (Yakobus 5 : 13). Bukankah doa orang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya (Yakobus 5:16).

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.