Renungan Harian, 07 Desember 2018
1 Petrus 4 : 12

Saudara - saudara terkasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu
Ada beberapa hal yang bisa kita pelajari dari ayat ini yaitu :
1. Nyala api siksaan bukan berarti Neraka, tetapi nyala api siksaan adalah berbagai penderitan yang akan dialami oleh orang Kristen dalam memberitakan Injil tentang Tuhan Yesus Kristus. Dalam sekian waktu lamanya, orang Kristen akan mengalami penderitaan dan ini merupakan sebuah ujian.
2. Dalam Wahyu 2 : 10 mengatakan bahwa Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam pencobaan, sehingga anak anak Tuhan akan dicobai sepuluh hari lamanya. Pencobaan inilah yang merupakan sebuah ujian iman. Kesusahan dalam sepuluh hari mengartikan bahwa pencobaan yang terjadi tidak untuk selamanya, karena itu Firman Tuhan berkata Hendaklah engkau setia sampai mati. Akan ada masanya orang Kristen mengalami penderitaan, namun penderitaan yang dimaksud adalah karena memberitakan Injil dan bukan karena kesalahan sendiri. Para Rasul juga mengalami penderitaan ketika memberitakan Injil namun mereka tetap setia.
3. Yakobus 1 : 13 mengatakan bahwa Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata : Pencobaan ini datangnya dari Allah! Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.
Perlu diingat bahwa Allah tidak pernah mencobai siapapun. Dalam Wahyu 2 : 10 jelas dikatakan bahwa “Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai..”. Jelas dikatakan bahwa pencobaan itu datangnya dari Iblis, namun perlu diingat semuanya atas seizin Tuhan. Lihat saja bagaimana iblis meminta kepada Tuhan untuk mencobai iman ayub (Ayub 1 : 12), namun Ayub memilih setia dan lihatlah bagiamana hasilnya. Tuhan sendiri yang menggantikan semua yang telah hilang ketika ia setia.
3. 1 Korintus 10 : 13 menjelaskan bahwa pencobaan yang datang kepada kita tidak pernah melebihi kekuatan kita. Nyala api yang datang adalah berbentuk ujian dan segala pencobaan yang datang sebagai ujian tidak akan pernah melebihi kekuatan kita. Semua pencobaan yang kita alami adalah hal biasa bagi Tuhan, karena itu dalam menghadapi pencobaan, tetaplah meminta kekuatan kepada Tuhan (Yakobus 4 : 8). Dan dalam setiap pencobaan, Tuhan berjanji akan selalu memberikan jalan keluar.
Stefanus juga adalah salah seorang contoh bagaimana ia mempertahankan imannya dalam memberitakan Injil (Kisah Para Rasul 7 : 54 – 8 : 1a)
Semangaat PERMATA..!

Post Terkait