Menembus Batas

Renungan Harian, 30 Agustus 2018

Matius 14 : 19

Ini adalah kisah yang mungkin tak asing lagi bagi kita. Yesus memberi makan lima ribu orang lebih dengan lima roti dan dua ikan dan sisanya dia belas bakul penuh..
Yeah..! Dahsyat..!!

Sebelum mukjizat itu terjadi, Yesus memilih untuk mengucap berkat. Kalau dipikir – pikir, tidak mungkin akan cukup, tapi ketika kita mengucap syukur kepada Tuhan terlebih dahulu, maka hasilnya akan cukup bahkan lebih. Tidak bisa dinalar dengan logika kan ??

Begitulah bila kita berjalan bersama Tuhan. Sedikit akan terasa berlebih jika kita mampu bersyukur untuk setiap hal yang ada. Sedangkan pemikiran dunia, banyak akan terasa kurang dan pasti mau lagi, mau lagi dan mau lagi. Tidak akan ada puasnya bila tidak di dalam Tuhan.

Hanya di dalam Tuhan kita akan mampu dipuaskan. Dipuaskan dalam arti kata, kita mampu bersyukur untuk setiap hal yang ada dan terjadi. Keadaan sukacita ya bersyukur, ketika patah hati ya harus bersyukur, ketika dukacita juga harus bersyukur, ketika disakiti ya harus beryukur, ketika berbeban berat juga harus bersyukur. Dalam segala situasi kita harus mampu bersyukur dan selalu memetik sebuah pelajaran yang berarti.

Karena sebenarnya bila kita hidup di dalam Tuhan, maka hidup kita bukannya tentang kita lagi, tetapi tentang Yesus yang ada di dalam kita (Galatia 2 : 20). Dan karena kehidupan di dalam Tuhan adalah kehidupan yang akan selalu mendatangkan KEBAIKAN bagi setiap orang percaya.

Dengan bersyukur kita akan dicukupkan, dengan bersyukur kita akan merasa lebih, dengan bersyukur kita akan dimampukan untuk bersukacita, dengan bersyukur maka segala perkara ajaib akan terjadi, seperti kisah ini. Tuhan mengucap berkat, dan hanya dengan lima roti dan dua ikan serta sisa dua belas bakul, LIMA RIBU orang lebih makan sampai kenyang. Kenyang berarti lebih dari cukup.

Berpikir dengan cara Tuhan tidak bisa mengandalkan sebatas “logika” kita berpikir, karena itu, kita harus mengandalkan “kekuatan” dan kehendak Tuhan, baru semuanya dimampukan untuk mengerti kehendakNya.

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.