Renungan Harian, 09 April 2019
Efesus 2 : 8 - 9

"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman, itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu : jangan ada orang memegahkan diri."

Kebaikan manusia tidak akan mampu memenuhi standar keselamatan yang telah Allah berikan kepada kita. Manusia diselamatkan bukan karena kebaikan yang dilakukannya, tetapi karena kasih karunia Allah dan di dalam kasih karunia itulah, kita harus melimpah akan perbuatan baik, benar dan kasih, karena Tuhan telah mengasihi kita terlebih dahulu (1 Yohanes 4 : 19). Kita mengasihi dan melakukan perbuatan baik bukan untuk mendapatkan keselamatan, karena keselamatan telah kita peroleh dari Tuhan Yesus, namun aplikasi dari keselamatan yang telah kita terima itu adalah melakukan perbuatan kasih, menghasilkan buah dan upah di dalam kehidupan. Dan semuanya kita lakukan, hanya untuk Kristus. Semua kita lakukan, demi tujuan Kristus semakin dipermuliakan di dalam kehidupan dan kita menjadi saksi Kristus yang benar, bukan untuk memegahkan diri kita (Galatis 2 : 20). Iman kepada Yesus Kristus, itulah yang menyelamatkan kita. Iman berarti kita percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang datang ke dunia untuk menebus dosa kita. Kehidupan, kematian hingga kebangkitanNya adalah bukti Ia adalah Tuhan yang menebus dosa kita. Tuhan yang tidak berdosa dan tidak mampu berbuat dosa, artinya Ia kudus, harus turun menjadi setara dengan kita untuk menebus dosa kita. Kita tidak melihat secara langsung, namun kita percaya Tuhan Yesus adalah kebenaran (Ibrani 11 :1). Taat dan patuh pada perintahNya adalah yang terpenting.

“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya dalam hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.” (Roma 10 : 9).

PERMATA, mari kerjakan “keselamatan” yang telah diberikan Tuhan Yesus kepada kita secara cuma-cuma. Jangan sia-siakan kasih karunia Allah kepada kita. Keselamatan adalah hal yang pasti bagi anak-anak yang percaya kepada Tuhan Yesus, namun bukti dari keselamatan yang telah kita peroleh harus terlihat dari kehidupan kita, untuk memuliakan nama Tuhan.

Karena hidup adalah kesempatan untuk menghasilkan buah bagi Kristus

Post Terkait