Menguasai Diri

Renungan Harian, 05 September 2018

Amsal 16:32

Kitab Amsal adalah kitab hikmat yang penuh dengan nasihat kehidupan dan bagaimana menjalani kehidupan kita di dunia dengan benar.

Ayat pada Amsal kali ini mengajarkan kepada kita untuk mampu mengendalikan diri sendiri dalam menghadapi pelbagai keadaan kehidupan, bahkan di dalam keadaan sukacitapun, kita tetap harus mampu mengendalikan diri untuk tetap berfokus kepada Tuhan.

Di kalimat awal, dikatakan orang sabar melebihi seorang pahlawan. Pahlawan adalah seorang yang heroik, yang sama sekali tidak takut mati untuk membela negaranya atau sesuatu yang dianggapnya benar. Orang sabar bukan berarti orang yang tidak boleh marah, karena terkadang kita juga harus marah untuk keadaan tertentu, hanya saja ketika marah, marah-lah karena Firman Tuhan atau marah-lah dengan memperkatakan yang benar kepada orang yang menjadikan kita marah tetap berdasarkan Firman Tuhan (karena ternyata tidak baik menyimpan kemarahan dalam hati). Orang sabar adalah orang yang mampu menerima dan menghadapi kehidupan di saat yang datang tidak seperti yang diinginkannya, tetapi dia tetap percaya apapun yang terjadi, Tuhan selalu bersamanya dan yakin bahwa jalan Tuhan tetap yang terbaik. Hal ini bisa dilakukan ketika fokus kita TETAPLAH TUHAN.

Dan kalimat terakhir dalam ayat ini mengatakan bahwa siapa yang menguasai dirinya, sama seperti orang yang merebut kota..Orang yang menguasai diri itu berarti orang yang mau dilatih oleh Tuhan dalam kehidupan, karena menguasai diri, adalah sifat mutlak yang harus dimiliki untuk mengikut Tuhan..Woww!! Keren sekali ayat ini!!!

Yuk! Mulai sekarang, kita belajar untuk menjadi orang yang sabar dan menguasai diri. Menguasai pikiran, hati, mulut, tangan, kaki dan semua panca indera kita agar tetap seturut kehendak Tuhan.

Orang yang sabar MELEBIHI seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, MELEBIHI orang yang merebut kota.

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.