Menguji Setiap Pemikiran

Renungan Harian, 27 September 2018

TERKUTUKLAH orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari Tuhan ! (Yeremia 17 :5)

Saudara saudaku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh itu apakah mereka berasal dari Allah (1 Yoh 4 :1)

Allah adalah Roh dan iblis juga adalah roh, karena itu ujilah setiap roh yang ada di dalam kita, apakah mereka berasal dari Tuhan atau iblis. Apa yang kita pikirkan, ujilah itu semua berdasarkan Firman Tuhan, apakah roh itu benar atau tidak, karena iblis memulai segalanya melalui pikiran kita dan berbuah kepada tindakan.

Jadi, jika di dalam pikiran muncul pikiran yang TIDAK sesuai dengan FirmanTuhan, maka pasti itu dari iblis dan kita harus mampu mengusirnya segera dalam nama Yesus.

Karena itu, kita harus senantiasa belajar Firman Tuhan sehingga setiap sel-sel dalam tubuh kita mengandung Firman Tuhan..

Pada masa sekarang ini, iblis semakin licik untuk membawa manusia mengikuti dia ke kerajaan maut. Kalau dulu kita berfikir, dengan tidak berbuat kejahatan, kita sering mengartikan bahwa roh Allah-lah yang ada di dalam diri kita atau setiap orang yang rajin ke Gereja berarti sudah baik., padahal semua itu belum tentu. Bukankah justru di beberapa persekutuan Gereja zaman sekarang banyak sekali terjadi kejahatan demi kejahatan. Perselingkuhan, kebencian, iri hati, dengki, dll. Tak kebetulan, bila ada istilah aceng, cian dan cikurak.

Karena itu, marilah kita senantiasa menguji roh apa yang berada dalam diri kita, karena iblis semakin liciknya meracuni pikiran kita yang akhirnya berbuah pada tindakan. Cara yang paling sederhana untuk melawan si iblis adalah dengan mendekat kepada Tuhan, membaca dan mengerti Firman Tuhan secara benar dalam kehidupan kita dengan tidak menyandarkan kepada pengertian kita sendiri sehingga itu berbuah dalam tindakan, karena Permulaan Hikmat adalah takut akan Tuhan, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji – pujian kepadaNya tetap untuk selamanya. (Mazmur 111 : 10)

Besar perbuatan – perbuatan Tuhan, layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya (Mazmur 111 : 2)

Post Terkait