Renungan Harian, 07 Januari 2019
Matius 4 : 5 - 7

“Jika Engkau anak Allah, jatuhkanlah dirimu kebawah, SEBAB ADA TERTULIS : Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat malaikatNya dan mereka akan menatang Engkau di atas tanganNya supaya kakimu jangan terantuk pada batu.Tetapi Tuhan Yesus berkata : Janganlah Engkau mencobai Tuhan Allahmu (ayat 6 & 7).


Ini adalah bagian menarik. Ini adalah tipu muslihat iblis zaman sekarang. Lihatlah bagaimana lihay-nya iblis menipu dengan MEMPERGUNAKAN FIRMAN TUHAN dengan mengatakan SEBAB ADA TERTULIS. Zaman sekarang, iblis semakin lihay, dia tidak hanya menghasut manusia yang adalah makanannya untuk melakukan tindakan kejahatan, tetapi dia mulai menipu anak-anak Tuhan dengan firman Tuhan.
Bukankah zaman sekarang, lahir banyak aliran-aliran yang seolah-olah berbau agama, padahal hatinya menjauh dari Tuhan. Beberapa tahun yang lalu, ada sebuah aliran yang mengatakan hari Tuhan sudah dekat. Aliran ini mulai menghitung waktu dari zaman kejadian sampai pada masa kedatangan Tuhan kedua kali, dan mereka mulai menentukan waktunya dengan logika mereka. Banyak pengikutnya mulai menjual semua yang ada pada mereka dan bertingkah seolah-olah seperti jemaat mula-mula, supaya pada saat Tuhan Yesus datang menurut waktu yang mereka tentukan, mereka-lah yang berkenan di hadapan Tuhan, padahal Firman Tuhan berkata, saatnya memang sudah dekat, tetapi tentang saat dan waktu, tidak satu orangpun yang tau (Matius 24 :36). Lagipula Tuhan melihat kedalaman hati kita. Karena itu Matius 24 : 4 – 5, menjelaskan waspadalah, supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu. Sepertinya dia tidak melakukan kejahatan ya? Padahal menyesatkan anak Tuhan adalah pekerjaan iblis.

Bagi anak muda zaman sekarang, sangat banyak sekali tawaran tentang banyak hal yang menggiurkan terutama free sex dan narkoba. Slogan kebanyakan anak muda sekarang adalah ” gak maen luu.., cemen., dosa mah urusan belakang, kita kan masih muda”, padahal kematian tidak berbicara tua, karena kematian kapan saja bisa datang. Lalu ada juga ungkapan “hamil dulu baru pemberkatan”, lalu si pria akan berkata : “Tenang, aku akan bertanggungjwab”. Walaupun pada kenyataannya memang mereka menikah dan secara dunia, hidup bahagia, tetapi tetap saja JELAS itu dosa dan itu bukan menjadi sebuah alasan pernikahan bagi anak Tuhan. Tidak ada dalam firman Tuhan yang mengajarkan melakukan free sex dulu baru menikah, justru Firman Tuhan berkata : Tubuhmu adalah bait Roh Kudus (1 Korintus 6 : 19) jadi Kuduslah kamu, sebab Aku kudus (1 Petrus 1 :16). Jadi, buat anak muda, jangan pernah mau diajakin yang tidak benar. Jika pasangan kalian menganggap kekudusan adalah hal sepele, segera TEGASKAN KEPUTUSANMU saat itu juga, karena pergaulan yang buruk dapat merusak kebiasaan yang baik (1 Korintus 15 : 33). Jangan karena perasaan tidak enak atau tidak tega atau “kan udah sayang”, kalian MEMBENARKAN yang salah.

Selanjutnya ada lagi godaan yang berkata, “Lah kan dia baik dan mau bertanggungjawab lagi, ya tidak apa apa donk kak”

Bersama Tuhan itu, lakukan yang BENAR.
Dasarnya yang benar, BUKAN yang baik dulu. Nah, kebenaran itu hanya bisa diperoleh di dalam Firman Tuhan. Jadi, yang baik itu BELUM TENTU benar tetapi yang BENAR sudah pasti baik. Amsal 3 : 5 berkata, Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu dan JANGANLAH bersandar kepada pengertianmu sendiri”. Ayolah anak muda, PERMATA, kalau ada yang ngomong “gag gaul kalau gag free sex”, KITA harus berani bilang..“ahh, tidak zaman lagi yang begituan bro sis, ini zamannya KUDUS bro sis”. Buat kamu yang sudah terlanjur masuk, yuk segera berbalik dan bertobat dan jangan mau diintimidasi iblis. Ingatlah, Karena setiap orang telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, namun Tuhan Yesus selalu menawarkan pertobatan dan pengampunan kepada kita (Roma 3 :23).

Yuk PERMATA, kita semakin hari harus semakin belajar memiliki pemahaman yang benar tentang Firman Tuhan, agar tidak ada lagi yang dapat menyelewengkan Firman Tuhan dalam kehidupan kita.

Post Terkait