“merusak” Alkitab

Renungan Harian, 01 September 2018

 2 Timotius 3:10-17

Alkitab adalah buku yang luar biasa. Jutaan Alkitab terjual setiap tahunnya. Selama puluhan tahun Alkitab menjadi buku terlaris nomor satu. Namun sayangnya, Alkitab juga dikatakan sebagai buku terlaris yang paling sedikit dibaca orang.

Rasul Paulus mengajarkan bahwa Kitab Suci diberikan kepada kita oleh Allah dan bahwa Alkitab mampu membawa perubahan bagi mereka yang menerimanya dengan sungguh-sungguh (2 Timotius 3:16). Penginjil dan pengkhotbah D.L. Moody berkata, “Kitab Suci diberikan tidak untuk menambah pengetahuan kita, namun untuk mengubah hidup kita.”

Jadi, mengapakah kita kerap kali mengabaikan sumber kuasa yang dapat mengubah diri kita ini? Seorang penulis sekaligus profesor bernama J.I. Packer berkata, “Seandainya saya adalah iblis, maka salah satu sasaran pertama saya adalah menghentikan orang untuk menggali Alkitab.”

Apakah Anda menggunakan Alkitab Anda setiap hari hingga halamannya terlepas? Guru Alkitab, Alan Redpath, menasihati orang-orang percaya untuk “merusak” satu Alkitab setiap 10 tahun. Begini alasannya: Allah ingin berbicara kepada kita melalui Alkitab, mengajarkan bagaimana kita dapat hidup bagi Dia, dan memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang sulit. Lewat Alkitab, Allah memperingatkan kita terhadap bahaya dosa dan memberi kita makanan rohani yang bergizi.

Oleh karena itu, janganlah mengabaikan Alkitab Anda. Bila Anda mengabaikan Alkitab, itu artinya Anda mengabaikan kesehatan rohani Anda sendiri.

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.