Renungan Harian, 04 Desember 2018
1 Korintus 13 : 1

Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandangdan canang yang bergemerincing.

Suatu hari ada seorang anak remaja yang miskin yang untuk bersekolah ia harus menjual koran. Suatu hari, ia tidak punya uang dan kelaparan, namun masih harus menjual koran di pagi itu. Ketika ia berjalan, dia menjadi lemas dan duduk di tembok pagar seorang yang kaya. Ia kelaparan dan kedinginan. Lalu seorang anak muda, pemilik rumah orang kaya itu keluar dan melihatnya. Lalu ia mendatangai anak itu dan bertanya tentang keadaannya. Seketika, ia mengambil susu dan sepotong roti dari rumahnya dan memberikannya kepada anak itu. Dan anak itu memakannya dan akhirnya ia kuat kembali.

Dua Puluh tahun kemudian, seorang anak yang kaya itu sakit dan harus dirawat rumah sakit ternama. Kemudian dokter yang merawat anak itu merawatnya dengan sepenuh hati  dan melakukan apa saja hingga anak itu sembuh. Ketika orangtua anak itu ingin melakukan pembayaraan, seorang kasir di rumah sakit tersebut hanya memberikan sebuah amplop dan dengan arahan kasir tersebut, amplop tersebut dibuka di kamar anak tersebut di rawat dengan berdoa sebelumnya. Ketika dibuka, ternyata tulisan dalam amplop itu adalah “Segala tagihan rumah sakit dan biaya perobatan telah dibayar lunas oleh segelas susu dan sepotong roti”. Ternyata anak yang pernah ditolong tersebut sudah menjadi dokter dan tanpa disadari seorang anak yang kaya tadi, ia adalah dokter yang merawatnya selama ini.

Dari cerita ini kita dapat belajar bahwa perbuatan kasih yang dilakukan dengan ketulusan selalu akan berbuah manis. Alkitab berkata bahwa sekalipun kamu mengetahui semua bahasa di dunia tetapi bila kamu tidak mempunyai kasih, maka sama saja itu tidak berguna. Dalam berbuat kasih, kita tdak boleh mengharapakan akan dibalas kebaikan juga oleh orang tersebut kepada kita, namun yang pasti, setiap kebaikan yang kita lakukan, walau sekecil akan diperhitungkan Tuhan

PERMATA, jangan pernah jemu berbuat kasih!

Post Terkait