Renungan Harian, 27 Mei 2019
Matius 4 : 18 – 22

“Yesus berkata kepada mereka : “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” (Matius 4 : 19)

Ini adalah keadaan dimana Tuhan Yesus memanggil murid-murid untuk pertama kalinya. Yesus memanggil Simon Petrus,  Andreas, Yakobus dan Yohanes yang adalah  seorang penjala ikan. Ketika Tuhan Yesus memanggil mereka sebagai murid dengan mengatakan bahwa mereka akan menjadi penjala manusia, respon dari keempat orang ini tidak melawan, tidak mempertimbangkan dengan berbagai alasan ataupun menolak, namun seketika itu juga mereka menurut dan mengikut Tuhan Yesus. Lebihnya lagi, mereka meninggalkan perahu mereka serta ayah mereka dan mengikut Yesus. Sungguh luar biasa. Zebedeus yang merupakan ayah Yakobus dan Yohanes juga tidak melarang kedua anaknya untuk mengikut Yesus.

Lalu bagaimana dengan kita ? Apakah ketika panggilan itu datang, respon kita menerima ataukah menolak dengan berbagai alasan dunia yang sepertinya masuk akal.

Teman, hari ini Firman Tuhan mengingatkan kepada kita untuk meresponi panggilan mengikut Tuhan dengan baik dan benar. Meresponi panggilan Tuhan berarti kita harus mengerti apa panggilan itu sebenarnya. Matius 28 : 19- 20 mengatakan bahwa panggilan yang Yesus inginkan adalah menjadi penjala manusia. Menjadi penjala manusia berarti memberitakan Injil Kerajaan Sorga ke seluruh dunia. Menjadi pemberita Injil berarti terlebih dahulu kita harus mampu mengerti apa itu salib Kristus dan menyangkal diri (Matius 16 : 24)

Hal sederhana yang dapat kita lakukan adalah dengan konsiten saat teduh, mengerti Firman Tuhan dan terus menerus diperbaharui oleh Firman Tuhan itu sendiri, sehingga kita mampu menjadi pribadi yang seturut dengan kehendak Tuhan, sehingga dari kita nama Tuhan semakin dipermuliakan. Selanjutnya, jangan pernah jemu untuk memperkatakan Firman Tuhan dalam kehidupan, berjalan dengan iman dan menghasilkan buah sebanyak mungkin dalam kehidupan (Yohanes 15 : 5)

Post Terkait