Baca:  Yakobus 1:19-27

Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;”  Yakobus 1:19

Dalam suratnya ini Yakobus memberikan nasihat yang teramat penting kepada orang percaya untuk menjadi pelaku firman, bukan hanya sebagai pendengar.  Untuk menjadi pelaku firman ada tiga perkara mendasar yang harus diperhatikan yaitu cepat untuk mendengar, lambat untuk berkata-kata, dan lambat untuk marah.

1.  Cepat mendengar.  “…setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar,”  (ayat nas).  Mendengar adalah seni menutup mulut, membuka telinga dan hati.  Cepat mendengar yang dimaksudkan adalah cepat mendengar firman Tuhan, bukan cepat mendengar berita-berita lain:  gosip, fitnah, rahasia orang, hal-hal negatif.  Sekalipun harus cepat mendengarkan firman bukan berarti kita harus menerima semua yang dikatakan oleh hamba Tuhan  (pengkhotbah), sebab ada hamba-hamba yang tidak memberitakan firman Tuhan dengan benar, malah membicarakan orang lain, atau menonjolkan diri sendiri.

2.  Lambat untuk berkata-kata.  Tuhan memberi kita dua telinga dan satu mulut dengan tujuan supaya kita banyak mendengar, tapi sedikit untuk berkata-kata.  Seringkali kita tidak bisa menahan diri untuk banyak bicara, berbantah dengan firman Tuhan, membicarakan orang lain, padahal  Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi.”  (Amsal 10:19)  dan  “Orang yang berpengetahuan menahan perkataannya,”  (Amsal 17:27a).  Berhati-hatilah!  Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.”  (Matius 12:37).  Orang yang menganggap diri beribadah, tapi tak bisa mengekang lidahnya, sama artinya menipu diri sendiri  (Yakobus 1:26).

3.  Lambat untuk marah.  Ada tertulis:  Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.”  (Amsal 14:29).  Janganlah lekas marah bila kita menerima teguran firman Tuhan yang keras!  Dan  Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.”  (Efesus 4:26-27). (AB)

Ibadah akan menjadi sia-sia bila kita tak taat melakukan firman Tuhan!