Renungan Harian, 04 April 2019
Lukas 11 : 33 – 36

“Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu.” (Lukas 11 : 34)

Firman Tuhan hari ini mengajarkan kepada kita bahwa mata adalah pelita tubuh. Pelita dapat diartikan sebagai sebuah cahaya yang akan menerangi. Jadi, mata adalah sebuah cahaya yang menerangi seluruh tubuh.

Banyak kejahatan selalu dimulai dari mata. Alkitab mencatat  bahwa salah satu hal yang berasal dari dunia adalah keinginan mata (1 Yohanes 2 : 16). Karena itu, kita harus mampu menjaga mata kita agar terhindar dari segala hal yang bersifat duniawi karena dunia akan lenyap dengan segala keinginannya.

Tanpa mata seseorang tidak akan mampu melihat cahaya dan warna dalam kehidupan, karena itu jagalah matamu dengan segala kewaspadaan sehingga dari matamu yang baik akan menghasilkan hati yang baik, karena banyak hal menjadi baik tergantung bagaimana kita mengendalikan mata kita.

Di ayat selanjutnya dikatakan,”perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi kegelapan.” Maksud dari ayat ini adalah setiap anak Tuhan telah menjadi anak terang ketika Yesus Kristus ada di dalam dirinya. Ketika terang itu telah ada di dalam diri kita, maka Tuhan megingatkan kepada kita untuk tetap menjaga terang tersebut agar tetap bercahaya dan jangan biarkan terangmu redup dan akhirnya menjadi kejahatan. Tentu saja, menjaganya dengan Firman Tuhan.

Karena jika seluruh tubuhmu terang, maka terangmu akan mampu bercahaya menyinari tidak hanya dirimu tetapi seluruh kehidupan. Karena sebuah cahaya tidak akan diletakkan di kolong tetapi di atas kaki dian. Artinya, ketika terang Kristus ada di dalam dirimu, maka ternag itu harus mampu menyinari seluruh kehidupan. Firman Tuhan adalah terang itu dan Tuhan menginginkan kita untuk memberitakannya kepada dunia agar dari kita nama Tuhan dimuliakan. Ketika engkau telah menjadi terang jangan biarkan terangmu itu tersembunyi dan tidak dapat dilihat orang, namun biarkan terang yang ada di dalam dirimu itu bercahaya melalui sikap dan tindakan yang taat dan patuh kepada Tuhan.

PERMATA, selamat bersaksi  sebagai PELITA.

Post Terkait