Renungan Harian, 09 Maret 2019
Amsal 1 : 32

Sebab orang yang tak berpengalaman akan dibunuh oleh keengganannya, dan orang bebal akan dibinasakan oleh kelalaiannya
Kitab Amsal selalu berbicara tentang nasehat untuk memiliki hidup yang takut akan Tuhan. Hari ini kita belajar bahwa “orang yang tak berpengalaman akan dibunuh oleh keengganannya.” Keengganan dapat diartikan sebagai sebuah sifat tidak suka Firman dan sangat suka melawan Firman. Melawan terhadap kebenaran Firman. Dia sudah mengetahui tentang kebenaran Firman, tetapi enggan untuk melakukannya. Enggan untuk mengetahui Firman lebih dalam dan memilih hidup seturut dengan keinginannya saja, sehingga pengalamannya bersama Tuhan tidak akan terbentuk. Mereka sangat suka hidup dalam dosa dan hanya mau memakai akal pikir mereka saja tanpa melibatkan Tuhan dalam setiap perjalanan kehidupan mereka. Bagi mereka, logika adalah segalanya dan tak ingin hidup berdasarkan iman kepada Kristus. Sedangkan orang bebal dapat diartikan sebagai orang yang tidak suka dengan Firman. Orang yang hanya mengandalkan pemikiran mereka sendiri. Mereka tidak menyukai pengetahuan akan Firman, mereka tidak ingin menyelidiki isi Kitab Suci, mereka tidak suka dididik dan ditegur oleh Firman Tuhan, karena itu mereka hanya hidup untuk memuaskan apa yang ingin mereka puaskan menurut pemikiran dunia.
Firman Tuhan hari ini katakan, bahwa orang yang tak berpengalaman akan dibunuh oleh keengganannya. Firman Tuhan adalah sumber kehidupan, maka ketika orang memilih hidup diluar  Firman, maka ia sebenarnya telah mati walau ia bernafas. Karena itu, supaya kita tidak dibunuh oleh keengganan dan dibinasakan oleh kelalaian, milikilah Firman Tuhan dalam kehidupan dan hidupilah Firman selama  kita masih diberikan nafas kehidupan.
Pengalaman bersama Tuhan akan terbentuk oleh waktu. Orang yang berbahagia adalah orang yang mau terus menerus diperbaharui oleh Firman Tuhan. Dalam merasakan pengalaman bersama Tuhan kita pasti pernah jatuh. Namun ketika jatuh, kita tidak akan tergeletak, karena ketika kita berbalik kepada Tuhan melalui FirmanNya, maka Firman itu sendirilah yang akan memberi kekuatan kepada kita untuk bangkit dan tidak terpuruk oleh dosa. Manusia memang tidak akan pernah luput dari dosa, namun kebenaran Firman akan memampukan kita untuk terus belajar hidup seturut dengan kehendak Tuhan. Pengalaman bersama Tuhan akan mendewasakan kita untuk dididik seturut kehendak Tuhan. Didikan Tuhan akan menjadikan kita hidup dan tidak menjadi anak gampangan.
PERMATA, yuuk kita belajar menjadi anak muda yang memiliki pengalaman bersama Kristus, karena Tuhan Yesus adalah sesuatu yang nyata dalam kehidupan. Biarlah Roh Kudus yang memampukan kita semakin hari untuk mengenal kebenaran Firman dan kita menjadi orang yang tidak bebal. Percayalah, bahwa setiap Firman Tuhan akan digenapi.

Post Terkait