Renungan Harian, 26 Juni 2019
Yohanes 20
“Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya : “Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka : “Sebelum aku melihat bekas paku pada tanganNya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambungNya, sekali-kali aku tidak akan percaya.” (Yohanes 20 : 25)

Ketika Tuhan Yesus bangkit dari antara orang mati, Ia kemudian menampakkan diri kepada beberapa orang termasuk Tomas. Tomas adalah murid Yesus, namun ia tidak mudah percaya kepada orang lain. Ia harus membuktikannya terlebih dahulu, baru percaya. Pada ayat yang ke 25, pengakuan Tomas mengatakan ia tidak akan percaya sebelum melihat. Sadar atau tanpa sadar, kita juga terkadang sama seperti Tomas, yang selalu percaya setelah melihat. Ketika Tuhan Yesus datang kepada mereka, dan Tomas adalah salah satu yang berada di tempat itu, delapan hari kemudian setelah ia mengatakannya, Tuhan katakan “Tarulah jarimu dan lihatlah tanganKu, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambungKu dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” Tuhan Yesus membuktikkan bahwa Ia adalah Tuhan dan pada akhirnya Tomas mengakuinya.

Pengkuan Yesus sebagai Tuhan tidak dibuktikkan Yesus hanya dengan kata-kata namun dengan pembuktian. Ketika Ia bangkit, Ia bangkit lengkap dengan tubuh dan Roh, karena itu pada saat Yesus bangkit, batu dalam kubur Yesus terbuka. Ini membuktikan bahwa Yesus bangkit lengkap dengan tubuh dan Roh dan kebangkitanNya membuktikan bahwa Ia adalah Tuhan. Dan ia tidak perlu berkata bahwa Ia adalah Tuhan, namun dengan pembuktianNya bangkit, maka setiap orang yang percaya mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan.

Bila Tomas percaya dengan melihat, Tuhan Yesus katakan “Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya”. Kita tidak dapat melihat Yesus secara fisik, namun kita percaya Dia ada di dalam kehidupan kita, kita percaya Yesus adalah Tuhan dan juruslamat kita dan semuanya itu kita percaya melalui FirmanNya. Karena itu, bila kita mengaku bahwa kita adalah anak-anak Tuhan yang percaya, maka kita akan selalu bergaul erat dengan FirmanNya, karena kita memang akan menemukan pribadi Yesus dan belajar tentang segalanya tentang Yesus melalui FirmanNya.

Post Terkait