Renungan Harian, 23 Februari 2019
Yohanes 6 : 63

Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup
Dalam Kitab 2 Timotius 3 : 16 dikatakan bahwa “segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” 
Segala Firman yang tertulis dalam Alkitab adalah Roh yang memberi hidup, segala Firman yang tertuang dalam Alkitab adalah tulisan yang diilhamkan Allah. Segala tulisan yang diilhamkan Allah berarti dari Allah dan segala yang dari Allah berarti kebenaran.
Perkataan-perkataan yang diucapkan Tuhan Yesus adalah Roh yang memberi hidup. Perkataan-perkataan yang terdapat dalam Alkitab adalah kekuataan yang berasal dari kebenaran yang mengajar kepada kita untuk tetap kuat, menyatakan kesalahan kepada kita sehingga kita mempunyai landasan yang benar untuk berubah dan mendidik kita agar semakin hari kita boleh semakin melebur bersama Tuhan.
Ayat ini bercerita kepada kita, ketika dalam pasal sebelumnya, Yesus bercerita bahwa Ia adalah Roti hidup dan barangsiapa percaya kepadaNya, maka ia tidak akan mengalami kematian melainkan kehidupan yang kekal. Namun penjelasaan tentang perkataan Yesus ini dianggap sebelah mata oleh orang Yahudi pada masa itu dan pada akhirnya banyak yang meninggalkan Yesus bahkan para murid yang selama ini bersamaNya.
Fiman Tuhan memang berguna untuk mengajar dan mendidik kita dalam kebenaran (Ibrani 12 : 5 – 6). Terkadang, Firman Tuhan sangat keras sekali menegur sikap kita dalam kehidupan. Hal ini, memang sulit untuk diterima pada sebagian orang, karena keinginan daging terkadang lebih menarik daripada hidup seturut dengan Firman.
Hari ini Firman Tuhan mengajarkan kepada kita untuk mempercayai segala sesuatu yang berasal dari Tuhan dengan iman percaya bukan hanya dengan logika, sebab pengetahuan manusia terlalu kecil untuk memahami Tuhan yang begitu besar, karena itu kita membutuhkan Iman untuk mempercayainya. Ketika Firman Tuhan menegur keras kehidupan kita, segeralah berbalik dan jangan mengeraskan hati, karena Yesus berkata : “Tidak seorangpun datang kepadaKu, kalau Bapa tidak mengaruniakan kepadanya” (Yohanes 6 : 65), artinya ketika kita ditegur keras oleh Firman Tuhan, berarti Bapa berkenan kepada kita, karena itu menurut-lah. Relakan hatimu dan bertobatlah.
Ketika Firman Tuhan memberikan sukacita dan damai sejahtera kepadamu, bersyukur dan tetaplah senantiasa bersukacita karena itulah yang dikehendaki Tuhan.
PERMATA, peganglah selalu Firman Tuhan dalam setiap kehidupan kita, maka kita tidak akan pernah jatuh tergeletak dan Roh Kudus akan bekerja secara leluasa dalam hati kita, jika kita menurut kepada Roh.

Post Terkait