Peringatan!

Renungan Harian, 27 Agustus 2018

Galatia 6 : 7

Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diriNya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Menaburlah di dalam Roh, maka kamu akan hidup. Jika kamu menabur dalam daging, maka hanya kebinasaan yang menjadi hasil baginya.

Selidikilah dirimu. Baiklah tiap orang menguji pekerjaannya sendiri, karena setiap orang akan memikul tanggungannya sendiri. Jangan kita jemu berbuat baik, namun harus dengan hati yang murni, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak lemah. Jagalah hatimu, agar hanya Roh Kudus sajalah yang bekerja secara leluasa di dalamnya.

Kita tidak bisa menjadi hamba dari “dua tuan”, karena akan ada yang lebih utama dari yang lainnya. Kita tidak bisa di satu sisi mengikut Tuhan, namun disisi lain masih saja hidup dengan melakukan dosa yang disengaja.

Menjadi pelayan Tuhan, tapi masih menyimpan kebencian kepada orang lain?Menyimpan kebencian sama saja dengan menyimpan dosa.

Katanya pelayan Tuhan, tapi zinah jalan terus. Katanya pelayan Tuhan, di waktu sakit malah pergi ke dukun. Katanya pelayan Tuhan, tapi tidak punya waktu teduh bersama Tuhan dalam mengerti Firman Tuhan dan kesetiaan dalam doa.

Jangan anggap remeh pengampunan Tuhan! Ini adalah Peringatan!

Kebencian, perzinahan dan segala keinginan daging (Galatia 5 :19-21), buanglah semua itu karena itu adalah kebodohan bagi Tuhan. Jadilah pelayan Tuhan yang setia agar kita bisa hidup di dalam Roh, karena Tuhan berkata “Buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup” (Amsal 12 : 16), dan hiduplah dalam Roh dan kebenaran Tuhan (Yohanes 4 : 24).

Peringatan TUHAN adalah sebuah kepastian.

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.