Renungan Harian, 10 April 2019
Markus 9 : 35 - 37

"Maka kataNya kepada murid-muridNya :"Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit" (Matius 9 : 37)
Muara dari setiap orang yang telah menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hidupnya adalah melayani. Seorang Kristen tidak bisa hidup tanpa melayani, karena selama di dunia Tuhan Yesus juga melayani.
Melayani mengandung arti sebagai memberitakan Injil Kerajaan Sorga di tengah-tengah dunia. Dalam nats ini diceritakan bahwa Tuhan Yesus mengajar dalam rumah ibadat. Tuhan Yesus mengajarkan kepada mereka Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan penyakit dan kelemahan. Ya, Tuhan Yesus mengajarkan bahwa setiap penyakit dan kelemahan tubuh lenyap dengan kekuatan iman percaya seseorang kepada Firman Tuhan.
Dari kisah ini, Tuhan Yesus juga merasakan belas kasihan kepada mereka, karena keadaan banyak orang yang dilayaniNya pada saat itu, seperti domba tanpa gembala. Ini mengibaratkan kondisi jemaat tanpa pemimpin pelayanan. Kemudian Tuhan Yesus mengajarkan, untuk meminta pemimpin kepada tuan atas tuaian, yaitu Allah Bapa.
Pekerja dalam melayani sangat penting untuk mendukung setiap pekerjaan pelayanan. Yang harus diingat adalah, dalam setiap pelayanan yang kita lakukan, kita harus mengingat dan mendasarkan setiap kegiatan pelayanan dengan Firman Tuhan, agar pelayanan yang kita lakukan benar-benar sesuai dengan kehendak Tuhan dan menyenangkan hati Tuhan. Caranya adalah, dalam setiap program pelayanan, pastikan ada landasan ayat ataupun kisah dalam Alkitab yang menjadi dasar.
Selain kuasa yang diberikan Tuhan, dalam melayani, Tuhan juga memberikan kepada kita karunia dan talenta untuk kita pergunakan dalam kita melakukan pekerjaan pelayanan. Jika karuniamu bernubuat, maka bernubuatlah. Jika karuniamu menyembuhkan, maka pergilah ke Rumah Sakit dan berdoalah bagi mereka.dalam nama Tuhan Yesus. Jika karuniamu mengajar, maka mengajarlah! Beritakan Firman Tuhan dalam pengajaranmu.
Dalam menetukan pekerja dalam pelayananan, kita juga harus mendasarkannya kepada Firman Tuhan. Seseorang pelayanan harus mampu teladan yang benar dalam kehidupan.
PERMATA, melayanilah!

Post Terkait