Renungan Harian, 15 Maret 2019
Lukas 6 : 43 - 45

Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya (Lukas 6 : 43 - 45)
Kehidupan orang kristen adalah kehidupan yang menghasilkan buah dan hanya di dalam Yesus kita mampu berbuah banyak. Dari buahnya pula sebuah pohon itu dikenal (Matius 12 : 33).
Tuhan Yesus juga diumpamakan sebagai pohon dan kita adalah ranting-rantingnya. Berbuah dalam konteks ini memiliki arti bahwa Tuhan Yesus akan dikenal oleh orang melalui kita yang adalah buahnya. Inilah alasan dikatakan bahwa dari buahnya-lah orang mengenal pohonnya. Menjadi saksi Kristus dalam kehidupan harus menghasilkan buah.
Lalu buah yang seperti apa yang harus kita lakukan ?
Matius 3 : 8 jelas mengatakan bahwa setiap anak-anak Tuhan harus menghasilkan buah pertobatan. Meneladani Yesus dalam kehidupan harus dengan pertobatan. Pertobatan berarti berbalik kepada Allah. Berbalik dari dosa yang berujung kepada kematian kekal kepada anugerah kehidupan kekal. Berbalik dari kejahatan kepada kebenaran. Buah pertobatan harus dihasilka  setiap anak Tuhan yang sudah mengaku Yesus adalah Tuhan. Dalam Galatia 5 : 22 – 26 dikatakan bahwa kita harus menghasilkan buah Roh dalam kehidupan. Inilah salah satu bukti bahwa kita telah menjadi milik Kristus dan menjadi saksi Kristus.
Selanjutnya, menghasilkan buah berarti kita mampu menjadi teladan yang baik sehingga orang mengenal dan memuji Tuhan kita, Yesus Kristus.
PERMATA, lakukanlah dalam kehidupan. Menghasilkan buah dalam kehidupan tentu saja kita harus meminta pertolongan Tuhan dalam melakukannya.

Post Terkait