Renungkanlah

Renungan Harian, 24 Desember 2018

Lukas 2:8-20

Selama mengajar di Bible Training College di London (1911–15), Oswald Chambers sering mengejutkan mahasiswa dengan ucapan-ucapannya di depan kelas. Seorang mahasiswi bercerita bahwa karena diskusi baru diizinkan di acara makan bersama berikutnya, Chambers pun diberondong dengan beragam pertanyaan dan keberatan. Mendapat tanggapan yang begitu banyak, Oswald sering kali hanya tersenyum dan berkata, “Jangan dipikirkan sekarang, nanti juga kamu akan mengerti dengan sendirinya.” Ia mendorong mereka untuk merenungkan hal-hal tersebut dan menunggu Allah menyingkapkan kebenaran-Nya pada waktu-Nya.

Merenung berarti berkonsentrasi dan memikirkan sesuatu secara mendalam. Setelah mengalami berbagai peristiwa menjelang kelahiran Yesus di Betlehem, lalu diikuti dengan penampakan malaikat dan gembala yang datang untuk melihat Sang Mesias, “Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya” (Luk. 2:19). Seorang pakar Perjanjian Baru, W. E. Vine, berkata bahwa “merenungkan” di ayat itu berarti “mengumpulkan [berbagai pertimbangan], berhitung, membandingkan satu hal dengan yang lain dalam menilai keadaan yang ada” (Expository Dictionary of New Testament Words).

Tatkala kita berusaha memahami makna di balik peristiwa yang menimpa kita, ikutilah teladan Maria yang mencari Allah serta hikmat-Nya.

Seperti Maria, bila kita menerima pimpinan Allah dalam hidup ini, kita akan menemukan banyak hal baru tentang penyertaan kasih-Nya untuk disimpan dan direnungkan dalam hati.

Post Terkait