Sekali Merdeka Tetap Merdeka!

Renungan Harian, 17 Agustus 2018
Roma 6 : 18 &  22

Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.

Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.

Merdeka mengartikan sebuah kebebasan. Kebebasan mengartikan tidak terikat dan tidak tergantung. Dalam nats ini dikatakan bahwa setiap orang percaya, telah merdeka di dalam Tuhan. Merdeka yang dimaksud adalah mengalami kebebasan dari keterikatan belenggu dosa dan kecemaran yang dilakukan manusia karena kelemahannya, dengan menyerahkan tubuhnya menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan, dahulu, sebelum manusia mengenal Allah.

Namun setelah kita mengenal Tuhan dalam Yesus Kristus yang telah menganugerahkan kehidupan bagi setiap orang yang percaya, maka saat itu juga kita menjadi orang yang merdeka. Merdeka dari kematian kekal menuju kehidupan kekal. Karena itu kita harus mengisi kemerdekaan yang telah Tuhan anugerahkan kepada kita dengan menghasilkan buah dalam kehidupan, sehingga pada saatnya nanti, kehidupan kekal-lah yang akan menjadi milik kita bersama Yesus Krsitus.

Sama seperti kita yang telah dimerdekakan Tuhan dari dosa, kita juga sebagai bangsa Indonesia telah mengalami anugerah kemerdekaan  dari Tuhan sebagai bangsa dan ber-tanah air. Bebas dari penjajahan yang berusaha mengikat kita dan bebas dari belenggu musuh. Dan kini, kebebasan harus selalu dimaknai dengan positif. Firman Tuhan dalam Galatia 5 : 13 mengatakan “ Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih”.

Sebagai PERMATA, sudah seharusnya kita mengisi kemerdekaan dengan berbagai hal yang postif. Sebagai anak mudanya Tuhan, milikilah kebenaran, kesabaran, kemurahan hati, kesopanan, ketulusan dan pengharapan (1 Korintus 13 : 4 – 8).

Jadilah  orang muda dengan teladan dalam perkataan, sikap, tingkah laku, kesetiaan, kesucian (1 Korintus 4 : 12) dan hidup-lah oleh kasih. Ini adalah salah satu cara bagi anak muda untuk merasakan kemerdekaan yang sesugguhnya. Merdeka-lah di dalam Tuhan bagi bangsa ini, karena sekali merdeka tetap merdeka.

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.