Renungan Harian, 09 September 2018
1 Timotius 4 : 12
Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.
Di dalam Alkitab, Daniel adalah seorang muda yang sangat setia kepada Tuhan. Dan ia menjadi satu orang yang terpintar di zaman raja Nebukadnezar pada saat itu. Kepintarannya bahkan sepuluh kali lipat dari anak muda seusianya di zaman itu. Hanya dengan makan makanan sederhana, namun rahasianya adalah  ia hidup takut akan Tuhan. Tuhan memberikan kepadanya banyak pengertian dan kebijaksanaan yang tidak didapatkan oleh orang lain. Yang dilakukan Daniel adalah setia kepada Tuhan. Dia percaya, kalau Tuhan Allah adalah
    1. Tuhan yang memegang perjanjian dan kasih setia terhadap mereka yang mengasihi Tuhan dan berpegang teguh kepada perintahNya (Dan. 9 : 4)
  1. Tuhan yang empunya kesayangan dan keampunan (ay. 9)
  2. Tuhan yang adil dalam segala perbuatan yang dilakukanNya (ay. 14)
  3. Tuhan yang berbelas kasihan kepada setiap orang yang setia kepadaNya (ay. 16)
Tantanganya tidak sedikit memang. Dikucilkan, dibenci oleh para teman –  temannya, bahkan sampai dilempar ke gua singa. Tetapi bila kita ada di pihak Allah, siapakah lawan kita. Semalaman di gua singa tidak membuatnya mati, karena malaikat Tuhan akhirnya menutup mulut singa itu. Daniel juga pernah merasa takut namun seketika, Tuhan memberikannya kekuatan dan ia kembali kuat (Daniel 10 : 19)
Yuk kita sama-sama belajar meneladani sikap Daniel. Anak muda yang memiliki sikap SETIA kepada Tuhan.

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.