Tenanglah Hai Jiwaku

Renungan Harian, 26 September 2018

Roma 8 : 28, Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

1 Korintus 2 : 9, Tetapi seperti ada tertulis : Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul dalam hati manusia : semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.

Terkadang dalam perenungan introspeksi diri, kita mudah sekali terenyuh dan menangis untuk setiap keadaan yang terjadi. Dan hari ini, dari ayat ini kita boleh belajar, bahwa apapun yang terjadi di dalam kehidupan kita, apakah susah, senang, menangis, tertawa, Tuhan Yesus adalah Tuhan yang akan selalu turut bekerja mendatangkan kebaikan bagi kita. Turut bekerja berarti, Allah mengerjakan bagianNya dalam kehidupan kita. Kita hanya perlu mengasihi Dia yang adalah Tuhan dalam kehidupan kita, dengan menjadi pelaku FirmanNya yang benar.

Di ayat kedua dijelaskan, jika kita telah mengasihi Tuhan, apa yang tak pernah terpikirkan dalam pikiran kita, Tuhan sediakan buat kita dan itu pasti yang terbaik..

Jika hatimu sedang melemah, seketika katakanlah ” Dalam nama Yesus, tenanglah hai jiwaku..! ┬ámaka sama seperti Tuhan Yesus menenangkan angin ribut ketika Ia berada di atas kapal dan seketika angin itu menjadi tenang, maka Ia juga akan melakukan hal yang sama kepadamu, membuat hatimu kembali tenang, jika kamu memintanya.

Jangan pernah menyerah dengan Tuhan apapun yang terjadi, karena Tuhan Yesus juga tidak pernah menyerah dengan kita. Percayalah kepadaNya dengan sepenuh hati dan engkau akan melihat segala sesuatunya akan menjadi indah pada akhirnya. Tetaplah berdoa dan lakukan kapasitas yang Tuhan inginkan dalam kehidupanmu.

Post Terkait