Renungan Harian, 18 Februari 2019
"Aku bersukacita ketika dikatakan orang kepadaku mari kita pergi ke rumah Tuhan"

Mazmur 122:2
Sukacita memang akan selalu penuh ketika kita berada di rumah Tuhan. Bahkan pemazmur mengatakan, bahkan ketika orang mengatakan “mari ke rumah Tuhan” ia sudah bersukacita, apalgi bila kita benar-benar merasakan Tuhan di dalamnya.
Gereja adalah salah satu rumah Tuhan, tempat dimana seharusnya Tuhan boleh dirasakan oleh orang orang di dalamnya. Gereja bukan hanya sekedar bangunan atau sekumpulan orang, tetapi Gereja merupakan kumpulan bagi setiap orang yang nenyadari bahwa dirinya adalah bait Allah yang kudus  dan tempat berdiamnya Roh Allah (1 Korintus 3 : 16). Kita adalah Gereja-Gerejanya Tuhan, tempat dimana orang dunia boleh mengenal dan merasakan Tuhan Yesus dalam kehidupan.
Menyadari bahwa ada Roh Allah yang berdiam di dalam diri kita, maka sudah seharusnya Gereja harus menjadi jawaban bagi dunia. Sudah seharusnya Gereja menjadi sebuah pribadi yang kudus, karena setiap anak Tuhan, telah dikuduskan, ketika ia menerima Tuhan Yesus menjadi Tuhan dan juruselamatnya (1 Petrus 1 : 16).
Menjadi anak-anak terang berarti setiap orang harus mampu merasakan cahaya Kristus dari dalam diri kita, menjadi pribadi yang terus menerus mau diperbaharui oleh Tuhan kita, di dalam setiap FirmanNya.
PERMATA, sebagai rudang-rudang kegeluhan, Firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk mampu menjadi “Gerejanya Tuhan” di tengah-tengah dunia.

Post Terkait