Renungan Harian, 27 Juni 2019
Kisah Para Rasul 2 : 25 - 28

“Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapanMu.” (Kisah Para Rasul 2 : 28)

Bagi orang yang percaya, hanya di dalam Yesus saja kita menemukan kehidupan yang sesugguhnya. Kehidupan yang dimaksud adalah kebenaran, karena Yesus adalah jalan dan kebenaran dan hidup. Kebenaran akan selalu berbicara tentang Firman Tuhan karena Firman Tuhan adalah kebenaran dan Yesus adalah Firman itu sendiri. Tuhan Yesus adalah kekuatan kita, Dikatakan di ayat 25 bahwa ketika kita senantiasa memandang kepada Tuhan, yang artinya kita tetap setia dan hidup di jalanNya, kita tidak akan goyah karena kita menyadari bahwa Ia selalu berjalan di sebelah kanan kita. Apa yang kita alami hingga kini, Tuhan Yesus telah lebih dulu mengalaminya sehingga Ia akan memberikan kita kekuatan untuk menghadapinya dan pertolonganNya menjadikan kita kuat dan tidak goyah. Ketika kita hidup di dalam Tuhan, sukacita akan membuat jiwa kita bersorak-sorak kegirangan. Artinya, Tuhan Yesus adalah pemberi sukacita yang kekal kepada kita. Ketika kita merasa sukacita, maka di dalam tubuh kita akan bersemangat dan semangat inilah yang selalu diinginkan Tuhan dimiliki oleh setiap anak-anak Tuhan.

Penyaliban Tuhan Yesus telah membawa kita dari kematian kekal kepada kehidupan kekal. Yesus telah menganugerahkan keselamatan kepada kita. Ia mengorbankan diriNya, yang tidak berdosa, merendahkan diriNya sama seperti manusia dan menebus seluruh dosa manusia. Karena penyaliban Tuhan Yesus, kita tidak lagi diserahkan kepada kematian kekal melainkan beroleh hidup yang kekal. Tuhan yang sunnguh luarbiasa bagi kita, yang tidak menyerahkan kehidupan kita kepada kematian kekal melinkan kepada kehidupan oleh karena kebenaran. Karena Tuhan Yesus telah memenangkan kita, kita dimampukan untuk mengerti akan Kitab Suci maupun kuasa Allah.

PERMATA, ketika kita menginginkan kehidupan, teladanilah Yesus dalam kehidupan, hiduplah di dalamNya, karena hanya Ia lah Tuhan dan juruselamat yang sejati.

Post Terkait