Renungan Harian, 25 Oktober 2018
Ibrani 10 : 22

Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.
Nats : Ibrani 10 : 19 – 22
Hanya di dalam Yesus kita mendapatkan kehidupan yang kekal. Melalui darah Yesus kita diselamatkan dari dosa yang begitu pekat dan memiliki kehidupan dalam kebenaran (1 Petrus 2 : 24)
Bila kita dengan segenap hati mengikut Tuhan Yesus, maka kegelapan tidak akan menguasai kita dan tidak akan kesempatan untuk berbuat jahat (Yohanes 1 : 4 – 5)
Ada banyak cara orang menemukan dan merasakan Tuhan Yesus. Orang majus datang menemui Yesus ketia Yesus telah lahir di Bethlehem. Lalu bagaimana dengan kita ? Pada zaman sekarang banyak orang menemukan Yesus dengan pelbagai cara. Ada yang ketika sakit, keadaan ekomoni yang sulit, ingin melihat kuasa, keinginan untuk sukses, keadaan rumah tangga dan lain sebagainya. Bagaimanapun cara kita menemukan Yesus dan kebenaran FirmanNya, yang terpenting adalah bagaimana kita pada akhirnya mampu mengenal dan merasakan Dia secara sungguh – sungguh dan dengan iman kita percaya bahwa Yesus-lah sumber kehidupan.
Tuhan Yesus telah memberikan nyawaNya agar kita memperoleh hidup. Kehidupan yang Tuhan Yesus berikan adalah kehidupan yang kekal, kehidupan yang adikodrati bukan kehidupan dunia. Yesus harus mati dan bangkit untuk memberikan kehidupan yang kekal bagi kita. Pentakosta adalah hari pencurahan Roh Kudus, artinya ketika Tuhan Yesus ada di dalam kita dan pencurahan Roh Kudus ada di atas kita, maka terjadilah Pentakosta.
Dalam Matius 4 : 4 dikatakan bahwa manusia bukan hidup dari roti saja, tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah. Karena itu, kehidupan di dalam Roh yang ada di dalam diri kita hanya mampu dilakukan ketika kita bergumul di dalam Firman Tuhan. Tanpa Firman Tuhan di dalam Yesus Kristus, maka Roh kita akan kelaparan dan mati. Tuhan Yesus ingin memenangkan jiwa untuk Kerajaan Sorga, karena itulah makanan yang akan bertahan sampai kehidupan kekal dan terbukanya rahasia Firman adalah proses yang dipimpin oleh Roh Kudus (Lukas 24 : 45)
Nubuatan tentang kelahiran Yesus telah ada sejak dahulu kala (Yesaya 9 : 5 – 6; Yesaya 7 : 14), Dia akan disebut Raja Damai (Ibrani 7 : 2). Yerusalem berasal dari kata Raja Saleem yang artinya damai sejahtera dan Tuhan Yesus menganugerahkan damai sejahtera kepada kita (Yohanes 14 : 27).

Post Terkait